JAKARTA – Kabar tentang dugaan pelecehan dan kekerasan terhadap atlet panjat tebing benar-benar mengejutkan. Susi Susanti, legenda bulutangkis kita, tak bisa menyembunyikan rasa prihatinnya. Baginya, insiden memilukan seperti ini sama sekali tak boleh ada lagi di dunia olahraga Indonesia.
Kasus yang menimpa atlet putra dan putri itu kini jadi sorotan. Susi mengaku sedih mendengarnya. Bayangkan saja, para atlet ini menghabiskan waktu bertahun-tahun, berkorban jauh dari keluarga, semua demi satu tujuan: mengharumkan nama Indonesia.
“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa atlet kita,” ujar Susi.
“Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang. Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional, maka sangat menyedihkan jika pengabdian mereka ternoda oleh kekerasan seperti ini,” tambahnya, tegas.
Lingkungan pelatnas, menurut Susi, mutlak harus jadi tempat yang aman dan kondusif. Di sanalah atlet menghabiskan sebagian besar waktunya. Mereka butuh rasa nyaman, butuh jaminan keselamatan agar bisa fokus mengasah kemampuan tanpa ada rasa was-was.
Di sisi lain, Susi melihat ada langkah positif yang patut diapresiasi. Dia menyoroti respons cepat dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Bagi Susi, langkah pemerintah ini krusial. Bukan cuma soal proses hukum, tapi juga dukungan untuk korban dan jaminan keamanan bagi yang berani melapor.
Artikel Terkait
PSSI Buka Peluang Comeback Elkan Baggott ke Timnas di Era Herdman
Ganda Muda Indonesia Sikat Unggulan Ketiga Dunia di Perempat Final All England
Real Madrid Kehilangan Tiga Pemain Kunci Jelang Jadwal Padat Akibat Sanksi Disiplin
Liverpool Amankan Tiket Perempat Final Piala FA Usai Kalahkan Wolverhampton 3-1