Hodak menegaskan bahwa manajemen Persib akan segera mengambil langkah resmi. Meski demikian, ia realistis bahwa tindakan ini tidak akan mengubah fakta pahit bahwa Maung Bandung telah tereliminasi dari kompetisi.
“Namun, kami akan mengirimkan ini secara resmi ke AFC. Saya percaya mereka akan membalas dan meninjau hal ini. Tetapi tidak ada yang akan berubah. Tidak ada yang akan berubah. Kami sudah tersingkir,” tegasnya dengan nada pasrah namun tegas.
Suasana Memanas di Tribun
Kekecewaan atas keputusan wasit dan hasil akhir juga meluap dari tribun. Suasana di GBLA sempat mencekam seusai peluit akhir, dengan sejumlah suporter Bobotoh turun dan berusaha mendekati area lapangan. Hodak dan para pemain, yang juga tengah menelan pil pahit, harus turun tangan menenangkan situasi agar tetap terkendali. Adegan itu menggambarkan betapa dalamnya kekecewaan yang dirasakan semua pihak.
Fokus Beralih ke Liga Domestik
Dengan perjalanan di ajang Asia sudah berakhir, fokus Persib kini sepenuhnya beralih ke kompetisi domestik. Upaya membangkitkan semangat pemain pasca-eliminasi yang sarat kontroversi menjadi tantangan tersendiri bagi Hodak dan staf pelatih. Sementara itu, surat protes yang dikirimkan ke AFC menjadi catatan resmi dan bentuk pertanggungjawaban manajemen terhadap perjalanan tim di laga krusial tersebut, menandai akhir episode yang getir bagi para pendukung setia.
Artikel Terkait
Oscar Haro Puji Mental Marc Marquez di Tengah Awal Musim yang Berat
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Pembuka Piala AFF 2026
Manchester City Gagal Rekrut Pengganti Bernardo Silva, Dikalahkan Chelsea
Persija Terperosok, Jarak ke Puncak Kian Melebar Usai Takluk dari Bhayangkara