Donald Trump kembali membuat pernyataan yang mengguncang. Presiden Amerika Serikat itu mengancam bakal meluluhlantakkan Iran, tak terkecuali situs-sipilnya. Ancaman ini ia sampaikan jelang batas akhir ultimatumnya soal pembukaan Selat Hormuz. Yang lebih mengejutkan, Trump menyebut rencana penghancuran total itu bisa dijalankan hanya dalam waktu empat jam.
Menurut laporan Al Jazeera, Selasa (7/4/2026), targetnya jelas: jembatan dan pembangkit listrik di seluruh Iran. Rencana itu digambarkan sangat rinci dan mengerikan.
"Kami punya rencana," ujar Trump tegas.
"Berkat kekuatan militer kami, setiap jembatan di Iran akan hancur lebur tepat pukul 12 tengah malam besok. Setiap pembangkit listrik akan berhenti total terbakar, meledak, dan tak akan bisa dipakai lagi. Ini penghancuran total, pada pukul yang sama."
Ia lalu menambahkan, nada suaranya sedikit berubah, "Dan itu semua bisa terjadi dalam kurun empat jam jika kami mau. Tapi kami sebenarnya tidak menginginkannya."
Artikel Terkait
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan
Pekerja Pabrik VKTR Apresiasi Kebijakan Percepatan Elektrifikasi Prabowo