Osamanmusa, lagi-lagi dia. Di menit ke-31, ia mencetak gol keempat untuk dirinya sendiri, sekaligus gol kelima untuk Thailand. Penampilannya luar biasa, ia benar-benar menjadi mimpi buruk bagi bek-bek Kuwait sepanjang pertandingan.
Pesta gol ditutup oleh Praphaphan. Skor akhir 6-1, sebuah penghancuran total. Tiga poin penting berhasil dikantongi Thailand, sekaligus pernyataan sikap yang keras untuk semua calon lawan mereka di Grup B.
Dengan performa seperti ini, Thailand bukan sekadar pemenang. Mereka adalah ancaman nyata. Osamanmusa telah menjadi mesin gol yang sangat efisien, dan kerja sama tim mereka terlihat solid serta mematikan.
Kemenangan telak ini otomatis melambungkan Thailand ke puncak klasemen sementara Grup B. Di sisi lain, Kuwait punya pekerjaan rumah yang sangat besar. Mereka harus segera bangkit dan menata ulang strategi jika tak ingin tersingkir lebih cepat dari yang direncanakan.
Artikel Terkait
Chelsea Siap Guncang Pasar dengan Tawaran Gila untuk Jude Bellingham
Persebaya Belum Puas, Bernardo Tavares Siapkan Kejutan di Penutupan Jendela Transfer
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Catatan Kelam di Stadion Banten
Garuda Futsal Amankan Tiket Perempat Final Usai Tumbangkan Kirgistan 5-3