Diam di Tengah Hiruk-Pikuk Bursa, Strategi PSM Bakal Jadi Senjata atau Bumerang?

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:30 WIB
Diam di Tengah Hiruk-Pikuk Bursa, Strategi PSM Bakal Jadi Senjata atau Bumerang?

Tak cuma itu. Persijap Jepara juga mendaftarkan empat pemain asing baru. Salah satunya bomber asal Spanyol, Iker Guarrotxena, yang punya pengalaman di Liga Eropa.

Persis Solo aktif berburu, dengan mendatangkan mantan pemain Persebaya seperti Dejan Tumbas untuk mengokohkan lini tengah.

Dan yang paling menyita perhatian: Persib Bandung. Mereka berhasil memboyong Layvin Kurzawa, mantan pemain PSG asal Prancis. Dengan nilai pasar sekitar Rp13,4 miliar, Kurzawa kini jadi pemain termahal kedua di liga. Langkah yang benar-benar membuat decak kagum.

Pilihan Berisiko Trucha

Jadi, keputusan PSM untuk diam ini ibarat pedang bermata dua. Bisa jadi senjata makan tuan, tapi juga punya peluang untuk membuahkan hasil.

Keuntungannya jelas: keakraban antar pemain sudah solid. Tak perlu waktu buang-buang untuk adaptasi pemain baru ke dalam sistem permainan cepat dan keras warisan Tavares yang masih dipertahankan. Semuanya sudah saling paham.

Tapi kekurangannya juga nyata. Gaya permainan PSM berpotensi mudah ditebak lawan. Lalu, bayangkan jika salah satu pilar asing mereka cedera atau terkena akumulasi kartu. Cadangan yang ada belum tentu sanggup menjaga keseimbangan tim di level yang sama.

Sampai detik ini, belum ada sinyal pergerakan berarti dari kantor manajemen PSM. Waktu terus berjalan, dan bursa transfer sebentar lagi tutup.

Semua mata kini tertuju ke Makassar. Apakah kesetiaan pada skuad lama ini akan jadi keputusan brilian, atau justru jadi bumerang bagi perjalanan Pasukan Ramang di putaran kedua?

Beban berat kini ada di pundak pemain lokal. Tomas Trucha dituntut jeli melakukan rotasi dan memberdayakan pemain muda. Mereka harus bisa tetap bersaing melawan wajah-wajah baru yang lebih segar, dan mungkin, lebih berbahaya. Tantangan yang tidak mudah.


Halaman:

Komentar