Nama Panjang, Mimpi Besar: Kaka Amrullah Ronaldo Messi Siap Bela PSM

- Kamis, 22 Januari 2026 | 20:00 WIB
Nama Panjang, Mimpi Besar: Kaka Amrullah Ronaldo Messi Siap Bela PSM

MAKASSAR Sepak bola itu aneh, ya. Di lapangan, semuanya terukur: taktik, statistik, kebugaran. Tapi selalu ada faktor lain yang sulit dijelaskan. Keyakinan, misalnya. Atau keberuntungan. Tomas Trucha, pelatih PSM Makassar, mungkin sedang merenungkan hal itu saat matanya tertuju pada satu nama yang belakangan ramai dibicarakan.

Pemain muda. Masih hijau. Tapi namanya? Wah, berat sekali. Seolah-olah ia sudah jadi bintang besar, padahal baru akan menapaki kasta tertinggi.

Kaka Amrullah Ronaldo Messi. Itu namanya.

Jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026 sedang berlangsung. Banyak klub sibuk mencari pemain berpengalaman dari luar. PSM? Mereka punya cara lain. Klub kebanggaan Sulsel ini justru membuka pintu lebar-lebar untuk anak asli akademinya. Dan Kaka Amrullah adalah buktinya. Sebuah langkah berani yang patut dicatat.

Nama pemain bernomor punggung 96 itu kini sudah resmi terdaftar di sistem I.League. Proses administrasinya rampung di tengah rentang waktu transfer yang dibuka sejak 10 Januari lalu. Ia pun langsung turun ke lapangan, berlatih bersama skuad utama di Stadion Kalegowa, Gowa. Mencoba beradaptasi dengan ritme, atmosfer, dan tuntutan yang sama sekali berbeda.

Bagi Trucha, ini soal menambah opsi di lini tengah. Tapi bagi warga Makassar, ini lebih dari itu. Ini tentang mimpi yang diberi kesempatan untuk hidup.

Nama yang Bukan Sekadar Nama

Jelas, nama sepanjang itu bukan tanpa maksud. Sapriadi, ayah Kaka, adalah seorang penggemar sepak bola berat. Nama yang ia sematkan pada anaknya adalah sebuah doa, sekaligus harapan yang melangit.

Bayangkan saja. Ada empat legenda di dalamnya: Ricardo Kaka, Ronaldo Nazário, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi. Total, mereka mengumpulkan 16 Ballon d’Or. Warisan simbolis yang luar biasa untuk dibawa seorang pemuda.

Bisa jadi itu beban. Tapi bisa juga jadi penyemangat.

begitu pengakuan Kaka suatu waktu.

Menghadapi Sorotan


Halaman:

Komentar