Warsinggih Gagas Revolusi PBSI Sulsel: Dari Menunggu Jadi Menjemput Prestasi

- Kamis, 22 Januari 2026 | 08:30 WIB
Warsinggih Gagas Revolusi PBSI Sulsel: Dari Menunggu Jadi Menjemput Prestasi

Di Makassar, hawa perubahan berhembus di tubuh PBSI Sulawesi Selatan. Prof Warsinggih, dengan tekad bulat, menawarkan sebuah misi baru. Intinya sederhana: prestasi.

Selama ini, menurutnya, PBSI Sulsel terkesan pasif. Mereka lebih banyak menunggu. Menunggu event dari pusat, atau menunggu pihak lain menyelenggarakan turnamen di daerah mereka. Pola seperti ini, dalam pandangan Warsinggih, bukanlah strategi "jemput bola" yang sejati lewat pembinaan berkelanjutan.

"Kalau ditanya misi ke depan, ya tentu kita ingin ubah skema yang ada," ujar Warsinggih pada Rabu, 21 Januari 2026.

"Selama ini kan cenderung tidak jemput bola. Saya mau PBSI Sulsel ke depan bisa lebih proaktif, lebih sering jadi tuan rumah event sendiri."

Di sisi lain, fokus utama akan diarahkan ke pembinaan usia dini. Itu jadi prioritas. Warsinggih meyakini, dengan program pembinaan yang menyeluruh dan terintegrasi lalu diuji di lapangan kompetisi peluang melahirkan atlet-atlet profesional bakal jauh lebih besar.

"Pembinaan harus dimulai sejak dini, biar matang," ungkapnya.

"Jadi kita juga harus jemput bola. Nanti pengurus kabupaten dan kota yang melakukan tracking, mencari bibit, lalu dibina dan dibuatkan kompetisi. Memang berat sih, tapi itu harus hidup kalau kita mau punya prestasi bagus."

Soal persiapan, dia terlihat optimis. Dukungan dari 20 pengurus kabupaten/kota sudah di tangan. Namun begitu, dirinya masih menunggu. Menunggu jadwal resmi tahapan pemilihan dimulai.


Halaman:

Komentar