Allegri Soroti Nilai Maignan Usai Kiper Prancis itu Selamatkan Milan di Markas Como

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:40 WIB
Allegri Soroti Nilai Maignan Usai Kiper Prancis itu Selamatkan Milan di Markas Como

COMO – Dari Stadio Giuseppe Sinigaglia yang dingin, AC Milan meraih tiga poin penting. Mereka menang 3-1 atas tuan rumah Como, tapi jalan menuju kemenangan itu tak mulus. Bahkan, bisa dibilang kiper Mike Maignan yang menyelamatkan situasi. Usai laga, sang pelatih, Massimiliano Allegri, mengirimkan pesan yang tak bisa dianggap remeh soal masa depan sang penjaga gawang di klub.

Milan sempat tertinggal lebih dulu. Namun, gol penalti Christopher Nkunku menyamakan kedudukan sebelum Adrien Rabiot mengambil alih panggung di babak kedua dengan dua gol kemenangan. Pertandingan giornata ke-21 Liga Italia itu digelar Jumat dini hari waktu Indonesia.

Sejak awal, Como tak gentar. Mereka mendominasi penguasaan bola dan menekan dengan agresif. Dalam tekanan seperti itulah Maignan bersinar. Beberapa penyelamatannya di menit-menit krusial mencegah Milan tertinggal lebih jauh dan menjaga semangat tim tetap hidup.

Allegri sendiri mengakui betapa sulitnya laga ini. “Ini kemenangan penting karena bermain melawan Como itu sulit,” ujarnya.

“Mereka bermain dengan bola, punya pemain bagus. Terutama saat tertinggal, selalu ada risiko untuk runtuh,” tambah pelatih itu, dikutip dari Sempre Milan.

Dia secara khusus menyoroti peran Maignan. Menurut Allegri, kiper asal Prancis itulah yang menjaga Milan tetap ‘terhubung’ dengan pertandingan di fase-fase genting.

“Hari ini Maignan menjaga kami tetap dalam pertandingan setelah gol pertama mereka. Kami ingin menekan tinggi, tetapi kiper mereka juga melakukan pekerjaan bagus dengan beberapa umpan terobosan yang ditempatkan dengan baik,” lanjutnya.

Setelah skor imbang, permainan berubah. Allegri melihat Como mulai kehilangan tenaga dan membuat kesalahan. “Setelah kami kembali ke jalur yang benar, kami bermain lebih baik. Mereka menurun di menit ke-60 dan mulai membuat lebih banyak kesalahan. Di babak pertama kami terlalu terbuka dan di situlah Anda kesulitan,” paparnya.


Halaman:

Komentar