"Dia bisa menciptakan peluang dan memberi sesuatu yang ekstra dalam penguasaan bola. Ini juga meningkatkan persaingan internal, yang pada akhirnya mendongkrak kualitas serangan kami," jelasnya.
Namun begitu, proses untuk mendatangkannya ternyata tak instan. Van Duinen mengungkapkan, pembicaraan sebenarnya sudah dimulai sejak sebelum Natal tahun lalu. Butuh kesabaran dan negosiasi harian dengan pemain dan FC Utrecht selama beberapa pekan terakhir untuk mewujudkannya.
"Kami tahu harus bersabar. Sangat menyenangkan akhirnya kami bisa menyelesaikan semuanya bersama FC Utrecht," ungkapnya.
Lalu, apa yang mendasari kepindahan ini? Miliano sebenarnya masih terikat kontrak panjang di Utrecht, hingga 2028. Tapi persaingan di lini depan klubnya begitu ketat, membuat kesempatan mainnya terbatas. Sepanjang musim ini, catatannya adalah tujuh penampilan dan satu assist. Angka yang menurut Excelsior belum mencerminkan potensi sebenarnya.
Di sisi lain, Excelsior punya harapan besar. Mereka yakin, dengan jam terbang yang lebih teratur di Rotterdam, Miliano bisa berkembang pesat. Momen pinjaman ini diharapkan jadi batu loncatan bagi winger muda itu untuk kembali menunjukkan kontribusinya di level kompetitif yang tinggi.
Artikel Terkait
Herdman Pangkas Skuad, Timnas Indonesia Andalkan Pemain Muda di Piala AFF
Roma Resmi Datangkan Donyell Malen, Opsi Beli Bergantung Tiket Eropa
Jonatan Christie, Satu-satunya Harapan Indonesia di India Open 2026
Bek Kiri Jadi Titik Lemah Persib di Tengah Pesta Puncak Klasemen