Malam itu di studio iNews TV, Laksamana Muda TNI (Purn) Iskandar Sitompul membahas sebuah isu yang memanas: serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Besar, Bagaimana Indonesia?', mantan Kapuspen TNI itu menyoroti sebuah aspek yang kerap tersembunyi di balik aksi militer terbuka. Menurutnya, ada peran intelijen di sana.
"Ada indikasi data intelijen," ujar Iskandar Sitompul, tegas.
Ia lalu menjabarkan logika konflik yang umumnya ditempuh negara-negara. Menurut sang eks jenderal, perang selalu jadi opsi terakhir. Yang pertama harus diupayakan adalah diplomasi. Namun begitu, ia meyakini ada informasi sensitif mungkin terkait program nuklir Iran yang menjadi pemicu. Ketika jalur perundingan mentok, situasi bisa meledak seperti sekarang.
Artikel Terkait
Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan
Carrick Waspadai Tren Negatif Meski Awal Gemilang di Manchester United
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Mendikdasmen Ajukan ABT Rp 181 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi