Malam itu di studio iNews TV, Laksamana Muda TNI (Purn) Iskandar Sitompul membahas sebuah isu yang memanas: serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Besar, Bagaimana Indonesia?', mantan Kapuspen TNI itu menyoroti sebuah aspek yang kerap tersembunyi di balik aksi militer terbuka. Menurutnya, ada peran intelijen di sana.
"Ada indikasi data intelijen," ujar Iskandar Sitompul, tegas.
Ia lalu menjabarkan logika konflik yang umumnya ditempuh negara-negara. Menurut sang eks jenderal, perang selalu jadi opsi terakhir. Yang pertama harus diupayakan adalah diplomasi. Namun begitu, ia meyakini ada informasi sensitif mungkin terkait program nuklir Iran yang menjadi pemicu. Ketika jalur perundingan mentok, situasi bisa meledak seperti sekarang.
Artikel Terkait
Harga Minyak Mentah Anjlok, IEA Siapkan Pelepsan Cadangan Darurat
Israel Lancarkan Serangan ke Basis Hizbullah di Beirut, Kelompok Balas dengan Puluhan Roket
Kemenag Dorong Praktik Keagamaan yang Lebih Berdampak Sosial dan Ekonomi
Menkeu Purbaya: Depresiasi Rupiah 0,3% Lebih Baik Dibanding Mata Uang Negara Tetangga