Suasana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa lalu, tampak berbeda. Presiden Prabowo Subianto mengundang sederet nama besar mulai dari presiden dan wakil presiden terdahulu hingga para ketua umum partai politik untuk duduk bersama. Agenda utamanya jelas: membahas situasi dunia yang lagi panas-panasnya, terutama menyusul eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel. Pemerintah ingin memastikan, Indonesia siap menghadapi gelombang krisis global, khususnya yang bisa bikin gonjang-ganjing di sektor energi dan pangan kita.
Menteri ESDM yang juga Ketum Golkar, Bahlil Lahadalia, tampak usai pertemuan. Ia menjelaskan, Presiden secara detail memaparkan perkembangan geopolitik terbaru.
"Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait dengan perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi semua dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain," ujar Bahlil.
Menurutnya, para pimpinan partai yang hadir paham betul dengan langkah-langkah antisipasi yang disiapkan Prabowo. Pemerintah disebut sudah menyiapkan beberapa skenario, intinya buat jaga stabilitas nasional agar tetap aman.
"Prinsipnya adalah kami dari parpol sangat memahami posisi yang dilakukan oleh Bapak Presiden dan juga kesiapan-kesiapan langkah untuk mengantisipasi ini semuanya kita lakukan bagaimana mendorong agar kejadian di global bisa kita antisipasi untuk mengamankan negara kita," tambahnya.
Di sisi lain, Presiden PKS Ahmad Muzammil Yusuf punya pandangan serupa. Ia bilang, undangan ini adalah cara Prabowo menyatukan pandangan para elite di tengah cuaca politik dunia yang makin tidak menentu. Menurut Muzammil, dalam waktu dekat, Prabowo sendiri yang akan menyampaikan sikap resminya ke publik.
"Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu, beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan kita, kesiagaan energi kita. Dan dialog elite kita beliau undang para tokoh-tokoh ini untuk menyatukan elite. Beliau sendiri insyaallah akan menyampaikan kepada publik sikap-sikap resmi beliau," jelasnya.
Artikel Terkait
Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan
Carrick Waspadai Tren Negatif Meski Awal Gemilang di Manchester United
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Mendikdasmen Ajukan ABT Rp 181 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi