Lebaran Anak Yatim 2026 Jatuh pada 25 Juni, Bertepatan dengan 10 Muharam 1448 H

- Rabu, 03 Juni 2026 | 19:30 WIB
Lebaran Anak Yatim 2026 Jatuh pada 25 Juni, Bertepatan dengan 10 Muharam 1448 H

Peringatan yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama akan kembali hadir pada tahun 2026, tepatnya bertepatan dengan bulan Muharam 1448 Hijriah. Tradisi sosial-keagamaan yang telah mengakar di tengah masyarakat Muslim Indonesia ini selalu identik dengan berbagai kegiatan santunan dan doa bersama bagi anak-anak yatim. Berdasarkan kalender Hijriah, peringatan yang juga disebut Hari Asyura tersebut jatuh pada tanggal 10 Muharam, yang tahun ini bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026.

Sebagai acuan, Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H akan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Tanggal tersebut bahkan telah ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Momentum sepuluh hari setelahnya, atau 10 Muharam, inilah yang kemudian dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, lembaga sosial, masjid, hingga organisasi kemasyarakatan untuk menggelar kegiatan kepedulian dan berbagi kebahagiaan.

Meskipun populer dengan sebutan “Lebaran”, tradisi ini perlu dipahami secara tepat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjelaskan bahwa Lebaran Anak Yatim bukanlah hari raya resmi dalam Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha, melainkan sebuah tradisi sosial-keagamaan yang tumbuh subur di Indonesia. Istilah ini merujuk pada kebiasaan menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim yang dilakukan setiap 10 Muharam, berakar dari ajaran Islam yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama.

Secara historis, tanggal 10 Muharam atau Hari Asyura memang memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam. Seiring perkembangannya, masyarakat Indonesia memaknai momentum sakral ini sebagai waktu yang tepat untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yatim. Kegiatan sosial dan santunan yang digelar secara massif inilah yang kemudian melahirkan sebutan populer Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama, sebuah tradisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di berbagai daerah.

Dalam praktiknya, peringatan ini diisi dengan beragam kegiatan. Tradisi yang paling umum adalah pemberian santunan, baik berupa uang tunai, kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, maupun bingkisan lainnya. Sementara itu, sejumlah masjid, yayasan, dan lembaga sosial juga mengadakan doa bersama, pengajian, makan bersama, hingga kegiatan hiburan khusus untuk anak-anak yatim. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Pada akhirnya, tradisi Lebaran Anak Yatim mencerminkan nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan solidaritas sosial yang diajarkan dalam Islam. Karena itulah, peringatan ini terus dilestarikan sebagai momentum berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim, khususnya pada bulan Muharam yang penuh berkah.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar