Prabowo Ganti Kepala Badan Gizi Nasional, DPRD Banten Dukung demi Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis

- Rabu, 03 Juni 2026 | 11:25 WIB
Prabowo Ganti Kepala Badan Gizi Nasional, DPRD Banten Dukung demi Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo. Politisi Partai Gerindra itu menyatakan bahwa pergantian pimpinan di tubuh BGN diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemenuhan gizi bagi anak-anak, khususnya di wilayah Banten.

Menurut Yudi, asupan gizi yang memadai memiliki peran krusial dalam menunjang konsentrasi anak selama proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Ia menekankan bahwa optimalisasi program pemenuhan gizi menjadi prioritas agar generasi muda dapat tumbuh sehat dan cerdas.

“Maka dari itu, kami berharap program pemenuhan gizi bagi anak-anak di Banten itu bisa berjalan optimal,” katanya dalam siaran pers, Rabu (3/6/2026).

Pergantian pucuk pimpinan BGN tidak hanya menyasar Dadan Hindayana. Presiden Prabowo juga merombak sejumlah posisi strategis lainnya, termasuk Lodewyk Pusung yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN serta Sony Sonjaya. Sebagai pengganti, Nanik S Deyang ditunjuk sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara itu, posisi Wakil Kepala BGN kini diisi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Di sisi lain, Yudi bersama Gubernur Banten Andra Soni yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten terus melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai harapan dan tepat sasaran.

Lebih dari sekadar pengawasan, Yudi menekankan pentingnya standar mutu dalam setiap menu MBG yang disajikan. Ia mendorong agar setiap hidangan memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang mencakup karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral.

“Asupan gizi yang seimbang membantu mencegah stunting, meningkatkan fokus belajar, dan menjaga kesehatan fisik,” ujar Yudi.

Ia menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga menghadirkan efek berganda bagi perekonomian nasional. Program ini, menurutnya, mampu menyerap jutaan liter susu, telur, ikan, daging, dan sayuran dari petani serta peternak lokal.

“Program ini menyerap jutaan liter susu, telur, ikan, daging, dan sayuran dari petani dan peternak lokal, yang secara langsung menghidupkan roda ekonomi perdesaan,” pungkasnya.

Tak hanya dari kalangan daerah, dukungan serupa juga datang dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Ia berharap evaluasi terhadap pimpinan BGN dapat menjadi momentum untuk memperkuat kinerja lembaga tersebut, terutama dalam menjalankan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk MBG. Dasco juga mengapresiasi respons pemerintah yang dinilai telah mendengarkan berbagai masukan terkait kinerja BGN di bawah kepemimpinan sebelumnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini