Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memburu keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Lembaga antirasuah itu berharap agar Silmy dan seluruh pihak yang terkait bersikap kooperatif dalam proses hukum yang tengah berjalan.
“KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media pada Rabu, 3 Juni 2026.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar sejak Selasa malam, 2 Juni 2026, hingga Rabu dini hari, tim satuan tugas KPK mengamankan belasan orang beserta sejumlah barang bukti. Salah satu dari mereka merupakan pejabat di instansi keimigrasian Jakarta Barat. Operasi ini diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengurusan dokumen bagi warga negara asing.
Saat ini, KPK masih mendalami konstruksi perkara tersebut. Para pihak yang terjaring OTT tengah menjalani pemeriksaan secara intensif. “Masih didalami, karena pasca peristiwa tertangkap tangan tentu para pihak yang diamankan diperiksa. Nanti kita akan dalami dari situ,” kata Budi.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Berlakukan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026
Wamendagri Dorong Percepatan Infrastruktur Daerah Otonom Baru di Papua Tengah dengan Dukungan APBN
KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat Terkait Suap Izin Tinggal WNA
Letkol Inf Teddy Indra Wijaya Raih Predikat Penulis Kertas Karya Terbaik di Seskoad 2026