Kemenangan itu rupanya memberi suntikan semangat besar bagi tuan rumah. Mereka masuk ke gim kedua dengan energi yang masih on fire. Tekanan yang mereka berikan begitu kuat, membuat Sabar/Reza kesulitan bernapas. Tertinggal 0-7, situasi jadi sangat sulit. Pada interval, defisit mereka sudah cukup lebar: 2-11.
Usai jeda, ada sedikit tanda kebangkitan. Sabar dan Reza mulai menemukan ritme, berusaha keluar dari tekanan. Poin demi poin berhasil mereka kumpulkan, mendekat hingga 10-14. Sebuah secercah harapan.
Tapi harapan itu pupus dengan cepat. Chia/Soh, yang tampaknya tak ingin pertarungan berlarut-larut, langsung menggenjot permainan. Serangan balik mereka efektif, mematikan. Sabar/Reza kesulitan berkutik lagi. Gim kedua pun harus mereka akhiri dengan kekalahan telak, 10-21.
Momentum Chia/Soh memang sedang bagus. Dan di hari itu, mereka berhasil mempertahankannya dengan hampir sempurna.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Badminton Asia Championships 2026
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tekanan dan Harapan Jelang Semifinal Lawan Vietnam
Barcelona Tunda Pergerakan untuk Leao, Fokus Selesaikan Transfer Rashford
Lima Wakil Indonesia Bertarung di Perempat Final Badminton Asia Championship 2026