Drama 10 Gol di Etihad, Dua Bunuh Diri Perparah Pesta City

- Minggu, 11 Januari 2026 | 00:00 WIB
Drama 10 Gol di Etihad, Dua Bunuh Diri Perparah Pesta City

Sabtu malam di Etihad Stadium menyaksikan sebuah pesta gol yang nyaris tak masuk akal. Manchester City menghajar Exeter City, tim tamu dari Divisi 3 Liga Inggris, dengan skor telak 10-1 di Ronde 3 Piala FA. Yang lebih menyakitkan bagi Exeter, dua dari sepuluh gol itu justru lahir dari bunuh diri pemain mereka sendiri.

Pep Guardiola memilih komposisi starter yang menarik. Di bawah mistar gawang, James Trafford berdiri. Lini belakang diisi Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, Max Alleyne, dan Nathan Ake. Rodri Hernandez mengendalikan poros tengah, sementara Ryan McAidoo, Tijjani Reijnders, Rayan Cherki, dan Antoine Semenyo mendukung sang mesin gol, Erling Haaland.

Pertandingan ini menjadi debut penting bagi Antoine Semenyo. Gelandang asal Ghana itu baru saja diboyong dari Bournemouth dengan banderol yang disebut-sebut mencapai 65 juta pound. Dan dia langsung membayar kepercayaan itu dengan torehan satu gol dan satu assist. Performa yang cukup meyakinkan untuk awal kisahnya di Manchester.

Di sisi lain, Exeter City tampil dengan formasi yang dipimpin kiper Joe Whitworth. Barisan pertahanan mereka adalah Ilmari Niskanen, Ed Turns, Jack Fitzwater, dan Luca Woodhouse, dengan Liam Oakes di sayap. Lini tengah diisi Jake Doyle-Hayes, Ethan Brierley, serta Reece Cole, sangkan ujung tombak dipercayakan kepada Jack Aitchison dan Jayden Wareham.

Keran gol tuan rumah akhirnya terbuka di menit ke-12. Memanfaatkan situasi kacau di depan gawang, Max Alleyne melepaskan tembakan yang tak bisa dihalangi. 1-0.

Rodri kemudian menggandakan keunggulan sekitar sepuluh menit kemudian. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti meluncur deras, melewati upaya penyelamatan kiper Whitworth. 2-0.

Menjelang turun minum, malapetaka mulai menghampiri Exeter. Di menit ke-42, usai sepak pojok City, Jack Fitzwater berusaha membuang bola dengan sundulan. Sayangnya, bola justru menabrak badan rekannya sendiri, Jake Doyle-Hayes, sebelum masuk ke gawang. Gol bunuh diri pertama. 3-0.

Namun begitu, nasib sial Doyle-Hayes belum berakhir. Hanya berselang beberapa menit, tepatnya di injury time babak pertama, dia kembali menjadi aktor gol bunuh diri. Umpan tarik pemain City coba dipotongnya, tapi bola malah berbelok arah dan melesak ke sudut gawangnya sendiri. Babak pertama ditutup dengan skor 4-0 untuk City.

Babak kedua tak mengubah arah angin. City langsung menambah gol kelima di menit ke-49. Semenyo memberikan umpan silang datar yang sempurna untuk disambar Rico Lewis. 5-0.

Lima menit berselang, giliran sang debutan yang mencetak gol. Rayan Cherki memberi umpan, Semenyo lalu mendribel masuk area dan melepaskan tembakan rendah yang tak terbendung. 6-0.

Exeter tampak benar-benar limbung. Di menit ke-72, Tijjani Reijnders menambah penderitaan mereka dengan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang mendarat di pojok kiri gawang. 7-0.

Gol-gol berikutnya datang silih berganti. Nico O'Reilly, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyundul bola masuk usai umpan dari Lewis di menit 79. 8-0. Ryan McAidoo lalu mencetak gol ke-9 dengan tembakan datar akuratnya di menit 86.

Di tengah hiruk-pikuk kekalahan, Exeter setidaknya berhasil mencetak satu gol hiburan. Di menit ke-90, George Birch, juga seorang substitusi, melepaskan tendangan jarak jauh yang melayang sempurna ke pojok kanan atas gawang City. 9-1.

Tapi pesta belum benar-benar usai. Hanya berselang satu menit, Rico Lewis kembali menggetarkan jala Exeter dengan sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti. 10-1. Skor itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Malam yang panjang bagi Exeter City, dan sebuah pernyataan kekuatan dari Manchester City. Ronde Piala FA ini dibuka dengan drama dan gol yang berlimpah.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar