Memasuki babak kedua, suasana benar-benar berubah. Indonesia tampil lebih percaya diri. Momentum berpindah tangan saat Dafa Ramadan mencetak gol di menit ke-14:20. Dengan cekatan, ia memanfaatkan kesalahan posisi kiper Thailand dan membobol gawang menggunakan kaki kirinya. Indonesia unggul untuk pertama kalinya, 3-2!
Keunggulan itu malah ditambah dua menit berselang. Lagi-lagi dari serangan balik yang cepat, Faisal Gumilang melepaskan tembakan jarak jauhnya yang khas. Kiper Thailand hanya bisa menatap bola masuk. Skor menjadi 4-2, keunggulan yang cukup nyaman.
Di sisi lain, Thailand tentu tak mau menyerah. Di bawah tiga menit menuju peluit akhir, mereka memaksakan skema power play. Taktik itu berbuah. Phetthiam menyelesaikannya dengan sempurna, sekaligus meraih hattrick dalam final. Skor menjadi 4-3.
Detik-detik terakhir begitu mencekam. Thailand menyerang habis-habisan, tapi pertahanan Indonesia bertahan kokoh. Peluit panjang akhirnya berbunyi. Skor 4-3 bertahan. Indonesia resmi juara!
Artikel Terkait
Didi Hamann: Harry Kane Nyaman di Bayern, Kemungkinan Kembali ke Premier League Tipis
PSM Makassar Fokus Amankan Kontrak Yuran dan Victor di Tengah Isu Sanksi FIFA
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Rookie Moto3 Meski Gagal di Austin
Muhammad Nazaruddin Terpilih Aklamasi Pimpin Federasi Pickleball Indonesia