"Tidak ada kreativitas, kalah dalam duel, para pemain tidak melakukan apa yang saya minta," tambahnya, dengan nada yang terdengar kesal. Ia juga menyoroti satu momen krusial: kartu yang diterima seorang pemainnya. Insiden itu, menurutnya, benar-benar mengubah jalannya pertandingan.
Kekalahan ini punya konsekuensi nyata di papan klasemen. Peluang untuk menyalip Persib di posisi kedua akhirnya buyar. Sekarang, Persija tetap bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi 29 poin. Jaraknya? Cuma dua poin dari Persib, tapi terasa jauh sekali setelah malam yang mengecewakan itu.
Jadi, ini bukan sekadar soal kehilangan tiga poin. Performa tanpa nyawa dan tanpa ide itu yang membuat Souza geleng-geleng. Timnya butuh perbaikan serius, dan cepat.
Artikel Terkait
Strategi Ban di Tengah Red Flag Bawa Veda Ega Pratama ke Podium Moto3 Brasil
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 121 FIFA, Malaysia Anjlok ke Posisi 135
Veda Ega Pratama Targetkan Perbaikan di Moto3 AS Usai Raih Podium Bersejarah
Marquez Siap Rebut Tahta COTA dari Bezzecchi di MotoGP AS 2026