Kondisi ini berdampak langsung pada tingkat pengangguran muda dan dominannya tenaga kerja di sektor informal. Dari 145 juta tenaga kerja Indonesia, sekitar 60% bekerja di sektor informal. Untuk mengatasi ini, pemerintah berkomitmen melakukan:
- Reformasi kebijakan dan deregulasi
- Penyederhanaan perizinan dan pemangkasan birokrasi
- Penguatan iklim investasi yang kompetitif
Inisiatif Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing
Eddy menekankan pentingnya konsistensi kebijakan dan koordinasi antar lembaga. Beberapa inisiatif strategis yang sedang dijalankan meliputi:
- Implementasi Perpres No.109 tentang Waste to Energy
- Perubahan klasifikasi KBLI karbon untuk perdagangan karbon internasional
- Pengembangan energi terbarukan melalui mekanisme kredit karbon
Deregulasi sebagai Kunci Daya Saing Nasional
Dalam penutupannya, Eddy menegaskan bahwa kemudahan berinvestasi menjadi faktor penentu daya saing Indonesia di kawasan ASEAN. Deregulasi diharapkan dapat mencegah perpindahan investor ke negara tetangga seperti Vietnam atau Thailand, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global.
Artikel Terkait
Bupati Jember Siapkan Skema WFH ASN untuk Efisiensi Energi dan Anggaran
Pelatih Akrobat di Gang Sempit Penjaringan Bina Anak Raih Prestasi Nasional
Anggota Baleg Usulkan Dana Pensiun Pejabat Dialihkan untuk Guru Honorer dan Nakes
Pemerintah Imbau Pemudik Hindari Tiga Puncak Arus Balik Lebaran 2026