Di sebuah retret yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia di Bogor, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan rencana besar pemerintahan baru. Presiden Prabowo Subianto, katanya, berniat mengganti jajaran direksi bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara. Alasannya? Karena dinilai merugikan negara.
Menurut Sjafrie, Prabowo geram dengan praktik ketimpangan yang terjadi. "Bank Himbara itu lebih (mementingkan) ke pengusaha besar untuk dikasih kredit daripada pengusaha kecil," ujarnya.
Ia kemudian menegaskan, "Oleh karena itu, Presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara. Sudah ada tata kelola baru untuk menertibkan BUMN."
Rupanya, langkah ini bukan sekadar pergantian biasa. Ini bagian dari pembersihan besar-besaran di tubuh BUMN. Pemerintah tampaknya sudah muak dengan figur-figur lama yang sudah terlalu lama bercokol. Kata Sjafrie, mereka tak akan diandalkan lagi.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026