Qatar Siapkan Tunjangan Pernikahan Rp 110 Juta per Tahun untuk PNS

- Senin, 15 Desember 2025 | 06:20 WIB
Qatar Siapkan Tunjangan Pernikahan Rp 110 Juta per Tahun untuk PNS

Qatar punya kabar gembira buat para pegawai negerinya yang sudah berkeluarga. Mulai tahun 2026, tepatnya 1 Januari, mereka bakal terima tunjangan pernikahan yang cukup menggiurkan: 24.000 Riyal Qatar per tahun. Kalau dirupiahkan, angkanya sekitar Rp 110 juta.

Kebijakan baru ini bukan muncul tiba-tiba. Ia bagian dari amandemen Undang-Undang Sumber Daya Manusia yang digulirkan pemerintah. Tujuannya jelas, ingin tingkatkan kesejahteraan sosial dan dukung stabilitas keluarga. Di sisi lain, langkah ini juga diharapkan bisa bikin kinerja sektor pemerintahan makin baik.

Semua berawal dari Undang-Undang No. 25 Tahun 2025 yang diteken Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Aturan ini merevisi undang-undang lama dari 2016. Nah, untuk teknis pelaksanaannya, ada Keputusan Kabinet No. 34 Tahun 2025 yang jadi panduan.

Menariknya, tunjangan ini dirancang untuk pasangan. Jadi, suami dan istri yang sama-sama pegawai negeri akan terima 12.000 Riyal Qatar masing-masing. Kalau dijumlah, ya totalnya 24.000 Riyal tadi. Namun begitu, ada satu syarat utama: pernikahan mereka harus sudah berlangsung minimal satu tahun.

Dr. Abdulaziz bin Nasser bin Mubarak Al Khalifa, sang Presiden Biro Pelayanan Sipil dan Pengembangan Pemerintah, angkat bicara soal ini.

Dia menyebut amendemen ini sebagai "pengembangan legislatif yang seimbang." Menurutnya, langkah ini penting untuk membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi para pegawai publik di Qatar.

Perlu diingat, kebijakan ini spesifik. Ia hanya berlaku untuk pegawai sektor publik yang berkewarganegaraan Qatar. Ekspatriat atau penduduk lain tak termasuk dalam skema ini.

Jadi, apa sebenarnya yang ingin dicapai? Pemerintah punya beberapa target. Pertama, mendukung keluarga muda agar lebih mapan. Lalu, mendorong pernikahan di antara warga negara sendiri. Yang tak kalah penting, memperkuat pondasi keluarga di dalam negeri.

Inisiatif ini, jika dipikir-pikir, lebih dari sekadar urusan tunjangan. Ia adalah upaya membangun lingkungan kerja yang suportif sekaligus memberdayakan talenta lokal. Sebuah langkah strategis yang, kita lihat saja nanti, dampaknya bagi masyarakat Qatar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler