IHSG Dikawal ke Level 9.000, MNC Soroti Empat Saham Potensial

- Senin, 12 Januari 2026 | 08:55 WIB
IHSG Dikawal ke Level 9.000, MNC Soroti Empat Saham Potensial

Hari ini, Senin 12 Januari 2026, IHSG diproyeksi melanjutkan sentimen positif. Analis MNC Sekuritas dalam riset terkininya melihat potensi indeks untuk kembali menembus level psikologis 9.000. Targetnya cukup optimis, berada di kisaran 9.030 hingga 9.077.

Proyeksi ini muncul setelah perdagangan Jumat lalu yang cukup menarik. IHSG sempat menyentuh angka 9.000 sebelum akhirnya ditutup menguat tipis 0,13 persen di level 8.936. Yang menggembirakan, tekanan jual terpantau mulai melemah.

Namun begitu, bukan berarti jalan menanjak akan mulus. Tim riset MNC Sekuritas juga memberikan catatan kehati-hatian.

“Posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030-9.077,”

Begitu bunyi kutipan dari laporan MNCS Daily Scope Wave. Di sisi lain, mereka tak menampik skenario lain yang kurang bersahabat.

"Waspadai akan adanya koreksi yang diperkirakan menguji 8.843-8.904,"

Peringatan itu disampaikan jelas. Intinya, investor harus siap dengan dua kemungkinan: tembus atau justru terkoreksi lagi.

Untuk perdagangan hari ini, level support kunci ada di 8.867 dan 8.806. Sementara resistance berada di 8.996 dan 9.030. Nah, selain proyeksi indeks, MNC Sekuritas juga menyoroti beberapa saham yang layak dicermati. Rekomendasinya beragam, dari buy on weakness sampai spec buy.

ARCI kemarin ditutup menguat 4,31 persen ke Rp1.695. Volume beli yang muncul dan posisinya yang bertahan di atas MA20 jadi sinyal positif. Rekomendasi: Buy on Weakness di rentang Rp1.575-Rp1.610.

Target harga: Rp1.750 dan Rp1.950. Stoploss-nya di bawah Rp1.525.

Berbeda dengan ARCI, BBRI justru terkoreksi 0,81 persen ke Rp3.680 dengan tekanan jual yang terlihat. Tapi tim riset melihat ini sebagai bagian dari pola tertentu. Mereka memberi rekomendasi Spec Buy di area Rp3.630-Rp3.650.

Targetnya Rp3.780 dan Rp3.830. Jaga stoploss di bawah Rp3.590.

Untuk BUMI, saham ini naik tipis 0,43 persen ke Rp462 meski ada tekanan jual. Kuncinya ada di level Rp442. Selama bisa bertahan di atas angka itu, prospeknya masih dianggap baik. Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp450-Rp456.

Target price cukup menjanjikan: Rp486 dan Rp510. Stoploss ketat di bawah Rp442.

Terakhir ada BUVA yang melesat tinggi. Saham ini melonjak 15,44 persen ke Rp1.720 didorong volume beli yang besar dan posisi di atas MA20. Rekomendasi tetap Buy on Weakness di kisaran Rp1.580-Rp1.645.

Target harga berikutnya: Rp1.760 dan Rp1.900. Batas stoploss ditetapkan di bawah Rp1.500.

Semua proyeksi dan rekomendasi ini tentu saja bukan jaminan. Pasar punya caranya sendiri. Tapi setidaknya, laporan ini memberi peta untuk navigasi di hari perdagangan yang baru.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar