Lamongan – Kabar gembira untuk ribuan calon jemaah haji di Lamongan. Sebanyak 2.758 warganya dipastikan bakal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 mendatang. Tidak ada pembatalan. Semuanya siap terbang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, pada Sabtu lalu (18/4/2026). Menurutnya, angka tersebut sudah final setelah melalui tahapan verifikasi yang cukup ketat, baik dari sisi administrasi maupun kesehatan para calon jemaah.
“Alhamdulillah, persiapan tahun ini berjalan kondusif,” ujar Ghofur.
“Kami sama sekali tidak menerima laporan ada jemaah yang mendadak batal. Untuk memastikan semuanya lancar, kami bahkan melakukan konfirmasi berulang kepada setiap nama yang ada di daftar manifest. Tujuannya jelas, memastikan kesiapan mereka, baik fisik maupun dokumen, benar-benar matang,” tambahnya.
Langkah ekstra itu diambil bukan tanpa alasan. Koordinasi intens juga dijalin dengan pemda, tenaga medis, dan panitia di tingkat embarkasi. Tujuannya satu: meminimalisir segala potensi kendala sejak dari daerah hingga nanti tiba di Surabaya.
Dari segi pemberangkatan, data menunjukkan para jemaah asal Lamongan ini terbagi dalam delapan kelompok terbang atau kloter, yaitu Kloter 30 sampai 37. Namun begitu, dua kloter di antaranya akan digabung dengan jemaah dari kabupaten lain saat proses embarkasi.
“Rentang waktunya singkat,” ungkap Abdul Ghofur mengenai jadwal penerbangan.
“Seluruh pemberangkatan direncanakan berlangsung dari tanggal 29 April hingga 1 Mei 2026 nanti,” jelasnya.
Yang menarik, komposisi jemaah tahun ini cukup beragam usianya. Rekor jemaah termuda dipegang oleh Najwa Amelia Huda Binti Nurul Huda, seorang remaja 17 tahun asal Kecamatan Solokuro. Di sisi lain, gelar jemaah tertua jatuh kepada Mujiono, yang sudah menginjak usia 90 tahun dan berasal dari Kecamatan Kedungpring.
Keberadaan jemaah lanjut usia seperti Mujiono tentu mendapat perhatian khusus. Pemerintah kabupaten sudah menyiapkan pendamping haji yang akan bertugas mengawasi dan memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terjaga selama menjalani rangkaian ibadah.
Menjelang hari-H, Ghofur berpesan kepada semua calon jemaah. Ia mengimbau agar mereka benar-benar menjaga stamina dengan pola makan teratur, istirahat yang cukup, dan menghindari aktivitas fisik yang terlalu berat.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat,” pungkasnya.
“Semoga jemaah haji Lamongan bisa berangkat lengkap, menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar, dan pulang ke kampung halaman sebagai haji yang mabrur.”
Penulis: Harry Saktiono
Editor: Redaksi
Artikel Terkait
Penangkapan Empat Mantan Pejabat BGN dan Wamen oleh Kejagung-KPK Disambut Positif, DPR Sebut Negara Sedang Bersih-bersih
Duduk di Antara Dua Sujud: Momen Singkat yang Sarat Delapan Permohonan Hidup dan Akhirat
Indonesia Miliki 57 Taman Nasional dan 143 Taman Wisata Alam, Kunjungan Wisatawan Terus Meningkat
KITB dan KKP Teken Kerja Sama Penataan Pesisir untuk Selaraskan Industri dengan Pelestarian Laut