Arus Mudik Mulai Padati Pantura Cirebon, 62 Ribu Kendaraan Melintas dalam 20 Jam

- Selasa, 17 Maret 2026 | 22:35 WIB
Arus Mudik Mulai Padati Pantura Cirebon, 62 Ribu Kendaraan Melintas dalam 20 Jam

Malam ini, Jalan Pantura Cirebon perlahan berubah jadi lautan lampu kendaraan. Arus mudik mulai memadat, memenuhi ruas jalan yang menghubungkan Jakarta dengan Jawa Tengah, dan sebaliknya. Suasana padat itu sudah terasa sejak sore tadi.

Menurut Iptu Suganda, Kepala Pos Pengamanan Simpang Pemuda Polres Cirebon Kota, peningkatan volume lalu lintas mulai terpantau sekitar pukul tiga sore. Puncaknya, setelah sistem satu arah di ruas tol resmi diberlakukan.

"Untuk kepadatan arus lalu lintas tadi sekitar pukul 15.00 WIB sudah terdapat peningkatan, khususnya kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta," ujar Suganda, Selasa (17/3/2026).

Meski ramai, rekayasa lalu lintas khusus belum diterapkan. Namun begitu, polisi tak tinggal diam. Mereka turun langsung mengatur kendaraan di lapangan agar arus tetap bergerak, mencegah kemacetan yang terlalu parah.

"Untuk rekayasa lalu lintas kami belum melaksanakan, namun petugas melakukan pengaturan sehingga kendaraan bisa terus bergerak dan tidak berhenti terlalu lama di jalur tersebut," jelasnya.

Data dari Tim Traffic Count Dishub Kota Cirebon cukup mencengangkan. Dalam rentang waktu hampir 20 jam dari tengah malam hingga pukul 19.30 lebih dari 62 ribu kendaraan tercatat melintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah. Angka ini naik sekitar 3,69% dibandingkan H-4 Lebaran tahun sebelumnya.

Yang dominan? Sepeda motor. Dari total itu, 53 ribu lebih unit adalah roda dua. Rata-rata, tiap jamnya ada sekitar 2.619 kendaraan yang melintas di jalur legendaris ini.

Sebenarnya, geliat arus mudik ini sudah diprediksi. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyebut peningkatan sudah terlihat sejak dua hari terakhir, baik di tol maupun jalan arteri.

Dia mengingatkan, kebijakan satu arah di tol seringkali berimbas pada jalur arteri seperti Pantura. Kendaraan yang mencari alternatif akan membanjiri jalan ini.

"Biasanya jalur arteri, khususnya pantura, akan terkena imbas pembuangan arus dari tol saat one way diberlakukan," katanya.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian sudah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya adalah opsi pengalihan arus ke jalur alternatif Cirebon-Indramayu jika kepadatan tak terelakkan.

"Kami siap memberikan pelayanan agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman, dan rekayasa lalu lintas akan dilakukan sesuai asesmen di lapangan," pungkas Eko.

Malam semakin larut, tapi riuh lampu dan mesin kendaraan di Pantura Cirebon sepertinya masih akan berlanjut. Ritual tahunan pulang kampung kembali menunjukkan geliatnya yang tak terbendung.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar