CGV Siapkan Dua Bisnis Baru: Jual Kosmetik Korea dan Sediakan Layanan Pijat di Studio Bioskop

- Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB
CGV Siapkan Dua Bisnis Baru: Jual Kosmetik Korea dan Sediakan Layanan Pijat di Studio Bioskop

Pengelola jaringan bioskop CGV, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), tengah menyiapkan langkah diversifikasi usaha yang tidak biasa. Perusahaan berencana memasuki dua lini bisnis baru sekaligus, yakni perdagangan kosmetik dan penyediaan layanan pijat di dalam studio.

Manajemen BLTZ menjelaskan bahwa pengembangan di sektor kosmetik akan difokuskan pada penjualan produk-produk asal Korea Selatan melalui gerai khusus. Langkah ini diambil untuk menangkap momentum tren K-beauty yang masih tumbuh, sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif bagi para pengunjung bioskop.

“Ekspansi usaha dilakukan dengan menambah lini penjualan kosmetik booth berfokus pada brand Korea, memanfaatkan K-beauty dan pengalaman belanja interaktif, serta inovasi berupa integrasi tiket bioskop dengan layanan pijat,” tulis manajemen CGV dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (15/6/2026).

Untuk mendukung lini bisnis kosmetik, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp100 juta untuk setiap lokasi. Rincian penggunaan dana tersebut meliputi renovasi dan pengadaan rak display sebesar Rp30 juta, penyediaan stok produk awal Rp50 juta, pengadaan peralatan kasir, komputer, dan printer Rp5 juta, biaya perizinan Rp5 juta, serta promosi awal Rp10 juta.

Sementara itu, layanan pijat tidak memerlukan investasi khusus pada tahap awal. Menurut manajemen, implementasi layanan ini hanya membutuhkan penambahan menu pada aplikasi milik perseroan dan penyesuaian pada sistem kasir yang telah berjalan.

Di sisi lain, BLTZ tidak akan merekrut tenaga kerja atau melakukan pengadaan barang secara langsung untuk layanan pijat. Seluruh layanan akan dijalankan oleh terapis dari pihak ketiga yang bekerja sama dengan perusahaan. Skema kerja sama yang digunakan adalah bagi hasil atau revenue sharing.

Layanan pijat ini rencananya diberikan di dalam auditorium ketika pelanggan sedang menikmati film. Pelanggan akan melakukan pembayaran melalui sistem milik perseroan, dan selanjutnya BLTZ akan menyalurkan bagian pendapatan kepada penyedia jasa pijat sesuai porsi yang disepakati dalam perjanjian kerja sama.

“Bisnis kosmetik maupun layanan pijat akan dijalankan secara langsung oleh perusahaan dan tidak melalui anak usaha maupun entitas afiliasi,” tutur manajemen.

Rencana ekspansi ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar