"Cara sumpah Al-Qur'an juga bukan seperti itu," tegasnya.
Ia menjelaskan, yang memberatkan adalah perlakuan terhadap kitab suci tersebut. "Itu buat sumpah harusnya di atas kepala, bukan di bawah kaki," sambung Moestafa.
Dari penyelidikan sementara, motifnya terlihat jelas. "Dengan sengaja mereka, jelas kepenistaan agamanya. Motifnya jelas karena mereka tau Al-Qur'an kitab suci, kecuali bukan muslim," tambahnya menegaskan. Pernyataan itu sekaligus menepis segala kemungkinan lain di luar dugaan penistaan yang disengaja.
Artikel Terkait
Pemkot Bogor Usung Solusi Regional dengan Rencana Pembangunan PLTSa di Kayumanis
Kemenhaj Tegaskan Prioritas Tetap pada Calon Haji yang Sudah Mengantre
KPK Sita Sepatu Louis Vuitton Rp 129 Juta dalam OTT Bupati Tulungagung
Trump Ancam Iran dengan Penghancuran Total Jelang Perundingan Damai