"Ya jelas, sekarang kan tumpuan ada di Interpol," imbuh Febrie.
Namun begitu, ketika ditanya soal posisi pasti Riza saat ini, Febrie memilih tutup mulut. Dia punya alasan yang cukup masuk akal. Menurutnya, membicarakan detail lokasi justru berisiko menggagalkan operasi pencarian.
"Oh jangan dibukalah, nanti dia lari lagi," pungkasnya singkat.
Mengenai kasus Petral, Riza diduga kuat terlibat dalam memengaruhi proses tender. Objeknya bermacam-macam, mulai dari minyak mentah, produk kilang, hingga jasa pengangkutan. Semuanya berpusat di perusahaan tersebut.
Menurut penyelidikan, skema ini berawal dari kebocoran informasi rahasia internal Petral soal kebutuhan pengadaan. Riza, yang disebut-sebut sebagai pemilik manfaat dari sejumlah perusahaan, lalu diduga melakukan intervensi. Akibatnya, rantai pasok jadi lebih panjang dan berbelit.
Dampak kerugian negara pun tak terelakkan. Meski begitu, besaran nominalnya masih dalam tahap penghitungan mendalam oleh Kejagung bersama BPKP. Angkanya belum bisa dipastikan.
Artikel Terkait
Dosen Universitas Budi Luhur Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan terhadap Mahasiswi
Iran Klaim Kemenangan dan Tegaskan Kendali Baru atas Selat Hormuz
Akademisi Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Terkait Dugaan Penghasutan
KPK Periksa Tujuh ASN Pekalongan Terkait Dugaan Intervensi Bupati Nonaktif