Di sisi lain, fokus utama jelas pada stabilitas. Pemerintah ingin inflasi tetap terkendali, supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang. Situasi geopolitik global yang dinamis dan penuh ketidakpastian membuat langkah ini terasa strategis. Tujuannya jelas: menjaga roda ekonomi masyarakat kecil tetap berputar tanpa dibebani gejolak harga energi.
Tak cuma energi, persoalan pangan juga dapat perhatian serius. Pemerintah melaporkan stok beras di gudang Bulog mencapai 4,4 juta ton. Angka itu disebut-sebut sebagai yang tertinggi dalam sejarah, dan tersebar merata ke seluruh penjuru tanah air.
Terakhir, Misbakhun mengajak semua pihak, terutama elite politik, untuk membangun narasi yang lebih menyejukkan. Di tengah tensi global yang sulit ditebak, persatuan dan ketenangan sosial dinilainya jauh lebih berharga.
Jadi, pesannya sederhana: kondisi fiskal masih dianggap kuat, stok pangan aman, dan yang paling penting, pemerintah ingin semua pihak menjaga ketenangan. Langkah-langkah ini diambil agar masyarakat bisa merasa lebih aman menghadapi ketidakpastian yang ada.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Mohammad Riza Chalid Tersangka Kedua untuk Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak
PBNU Dukung Larangan Vape Jika Terbukti Jadi Alat Peredaran Narkoba
Bea Cukai dan Pajak Segel Empat Kapal Asing di Pantai Mutiara Diduga Selewengkan Fasilitas
Banyuwangi Catat Inflasi Terendah di Maret 2026 Meski Ada Tekanan Ramadan