Tapi, lanjutnya, jatuhnya serpihan-serpihan itu tak terhindarkan. "Korban jiwa dari warga sipil berjumlah 13 orang. Yang luka-luka mencapai 217. Infrastruktur vital seperti bandara, pelabuhan, hingga permukiman warga juga mengalami kerusakan."
Di sisi lain, ada fakta menarik dari pola serangan ini. Menurut sang Duta Besar, sasaran utama Iran ternyata bukan Israel seperti yang mungkin banyak diduga orang.
"Data terbaru kami menunjukkan sekitar 85 persen serangan diarahkan ke negara-negara GCC dan Yordania," jelas AlDhaheri. "Hanya sekitar 15 persen yang benar-benar menuju Israel."
Jadi, meski pertahanan udara mereka canggih dan efektif, ancaman di kawasan itu nyatanya belum berakhir. Puing yang bertebaran dan korban di darat menjadi pengingat pahit bahwa dalam konflik modern, kemenangan di udara tidak serta-merta berarti aman di tanah.
Artikel Terkait
Kebijakan WFH Jumat Berdampak, Arus Lalu Lintas Medan Turun 20 Persen
Bonjowi Klaim Empat Dokumen Krusial Jokowi Hilang dari Arsip KPU DKI
Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Targetkan Penghematan BBM 20 Persen
Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes untuk Oman dan Yaman