Jakarta – Serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran beberapa waktu lalu berhasil dihadang. Tapi, ceritanya tak sesederhana itu. Uni Emirat Arab, bersama Yordania dan negara-negara Teluk, memang menunjukkan kemampuan pertahanan udaranya dengan menembak jatuh sebagian besar ancaman yang datang.
Namun begitu, dampaknya tetap terasa. Puing-puing dari proyektil yang meledak di udara itu berhamburan. Dan inilah yang justru menimbulkan masalah serius di bawah.
Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, memberikan gambaran yang cukup detail. Pertemuan di Kedutaan Besarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026), mengungkap angka-angka yang mencengangkan.
"Hingga 7 April lalu, sistem kami telah mendeteksi dan mencegat 520 rudal balistik, 26 rudal jelajah, dan tidak kurang dari 2.221 drone," ujar AlDhaheri.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Subsidi BBM Dipertahankan untuk 80 Persen Rakyat Miskin
Banyumas Olah Sampah Jadi Bahan Bakar, Capai 100 Ton RDF per Hari
Australia dan Palembang Perdalam Kerja Sama Sanitasi dan Lingkungan
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59