Bangkok menjadi saksi prestasi luar biasa kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025. Tak tanggung-tanggung, mereka membawa pulang 135 medali emas! Pencapaian ini sekaligus mengantarkan Indonesia ke posisi kedua dalam klasemen akhir. Sungguh, hasil ini jauh melampaui ekspektasi dan target awal yang dicanangkan sebelum berangkat.
Di sisi lain, kesuksesan ini ternyata tak lepas dari pengawasan ketat. Komisi Nasional Disabilitas (KND) aktif memantau pemenuhan hak para atlet sejak masa persiapan. Mereka ingin memastikan segala kebutuhan atlet dan official terpenuhi dengan baik.
Pemantauan lapangan dimulai sejak 19 Januari 2026, bertepatan dengan gelaran ajang di Bangkok dan Nakhon Ratchasima hingga 26 Januari. Tim KND turun langsung mengecek akomodasi, konsumsi, dukungan medis, hingga transportasi menuju lokasi pertandingan. Semua detail itu mereka periksa dengan cermat.
“Hak keolahragaan bagi penyandang disabilitas itu dijamin undang-undang, termasuk untuk olahraga prestasi. Dengan semangat dan kekompakan Tim Indonesia, kami yakin target minimal dapat dicapai,”
Artikel Terkait
KPK Buka Suara: Gaji Tak Merata hingga Persepsi Korupsi sebagai Hak Istimewa
KPK Naikkan Batas Hadiah yang Tak Perlu Dilaporkan, Kini Rp 1,5 Juta
Siklus Bencana di Indonesia: Antara Respons Darurat dan Mitigasi yang Terlupakan
Lima Pemburu Diamankan, Rekaman Kamera Trap Ungkap Dugaan Cedera Macan Tutul