Razia besar-besaran digelar di Cibinong, Bogor, Minggu malam kemarin. Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP menyisir sejumlah warung kelontong yang dicurigai menjual minuman keras secara diam-diam. Hasilnya? Tak tanggung-tanggung, sekitar 600 botol miras berbagai merek berhasil diamankan.
Kapolsek Cibinong, Kompol Jony Handoko, membenarkan aksi tersebut. Menurutnya, operasi ini melibatkan cukup banyak personel.
"Kita libatkan 120 personel gabungan dari koramil, kecamatan, termasuk para lurah. Ini upaya menjaga kondusifitas, terutama selama Ramadan dan mendekati hari raya," jelas Jony.
Ia menambahkan, ada alasan khusus di balik penertiban ini.
"Kami juga ingin mengantisipasi tawuran atau balap liar. Fakta di lapangan, pelaku seringkali nekat setelah mengonsumsi miras," imbuhnya.
Menariknya, para penjual ternyata cukup kreatif menyembunyikan barang haram itu. Tiga warung di sekitar Terminal Bus Cibinong menjadi sasaran. Dari luar, hanya terlihat minuman ringan biasa berjejer di etalase. Namun, setelah diperiksa lebih dalam, petugas menemukan stok miras yang disembunyikan di dalam.
"Mereka berkamuflase. Akhirnya ketahuan juga," ujar Jony.
Semua barang bukti ratusan botol itu kini sudah diamankan. Proses hukum sedang ditangani oleh Satnarkoba Polres Bogor untuk ditindaklanjuti lebih serius. Razia seperti ini disebut akan terus digencarkan untuk mencegah peredaran miras ilegal yang meresahkan masyarakat.
Artikel Terkait
Ustaz Jojo Ali Yusuf Ajak Umat Perbaiki Akhlak dan Jaga Lingkungan di Tahun Baru Islam 1448 H
Narasi Indonesia Gelap dan Kabur dari Indonesia Dinilai Anomali dalam Tradisi Gerakan Sosial
Sidang Kasus Dugaan Pelecehan Anak oleh Michael Jackson Dijadwalkan pada 14 Februari 2028
Iran Bantah Akan Teken Nota Kesepahaman dengan AS pada Minggu, Peluang Damai Masih Terbuka