Ini bukan kali pertama. Jalur yang sama sempat ambrol pada Minggu (5/4) sore lalu, juga karena luapan sungai. Upaya perbaikan darurat sempat berhasil. Sekitar pukul dua dini hari tadi, kendaraan sudah bisa lewat lagi. Tapi, ternyata tak bertahan lama.
Kondisinya memang cukup pelik. Jalur yang putus ini merupakan satu-satunya akses penghubung menuju wilayah tengah Aceh dari arah Bireuen. Jalan utamanya, Tajuk Enang-enang, sudah putus total sejak bencana akhir November 2025 dan belum juga bisa diperbaiki.
Akibatnya, alternatif darurat inilah yang jadi andalan. Jalur ini pun sebenarnya ikut putus saat bencana lalu. Saat ini, satu-satunya cara adalah lewat jalur darurat yang membelah sungai tentu saja, dengan segala risikonya.
Artikel Terkait
Listrik PLN Padam, Operasional KRL di Stasiun Duri Tetap Normal
Gubernur DKI Tegaskan IKJ Tak Pindah dari Cikini, Siapkan Ruang Kreatif di Kota Tua
Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Peserta Unjuk Rasa di Monas
Eks Direktur PT DSI Ditahan Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun