Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti perkembangan positif dari angka inflasi. Kali ini, perhatian tertuju pada tiga provinsi yang sempat dilanda bencana: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menurut Tito, inflasi bulanan di ketiga wilayah itu menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Hal ini, dalam pandangannya, bukan sekadar angka statistik belaka. Ada upaya nyata di baliknya. Perbaikan sarana dan prasarana infrastruktur baik sosial maupun ekonomi ternyata memberi dampak yang cukup signifikan. Upaya itu berkontribusi pada ketersediaan dan pengendalian harga berbagai bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.
Dalam sebuah rapat di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin lalu, Tito menjelaskan lebih lanjut soal preferensinya dalam membaca data inflasi.
"Data inflasi year on year itu oke untuk jadi pegangan, baik secara nasional maupun di mata dunia internasional. Tapi kalau tujuannya untuk mengendalikan inflasi, lebih tepat kita pakai yang month to month," ujarnya.
Artikel Terkait
Guru Silat di Serang Diamankan Warga Diduga Lecehkan Murid di Bawah Umur
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Penang Setelah Bersembunyi Sejak 2024
Komisi Yudisial Dorong Sanksi terhadap Hakim Bersifat Final dan Mengikat
Gubernur Kalsel Tegaskan Tidak Ada WFH bagi Aparatur