Polda Metro Jaya Berikan Pendampingan Penuh kepada Korban Pelecehan Driver Taksi Online

- Senin, 06 April 2026 | 15:35 WIB
Polda Metro Jaya Berikan Pendampingan Penuh kepada Korban Pelecehan Driver Taksi Online

Saat ini, kondisi korban masih dalam pemantauan ketat. Untuk sementara, S ditempatkan di sebuah rumah perlindungan. Di sanalah proses pemulihan dan treatment berjalan, memberi ruang aman baginya untuk berbenah.

"Kondisinya masih dalam pendampingan," imbuh Rita, menegaskan bahwa upaya pemulihan ini adalah proses berkelanjutan. Mereka juga tak bekerja sendirian; UPT PPA Provinsi DKI Jakarta dan Komnas Perempuan turut digandeng dalam pendampingan ini.

Modus Awal yang Tak Senonoh

Lantas, bagaimana awal mula kejadiannya? Ternyata, pelaku yang berinisial WAH memulai aksinya dengan percakapan merendahkan. Sang driver secara tak pantas menanyakan apakah si korban membuka "jasa" open BO.

"Di situ ada kalimat-kalimat yang menyatakan bahwa si driver ini mengajak berkencan atau mempertanyakan, apakah perempuan ini membuka open BO," ujar Rita mengungkapkan pembukaan percakapan pelaku.

Kata-kata itulah yang menjadi pembuka dari tindakan pelecehan berikutnya. Sebuah awal yang menggambarkan betapa rapuhnya rasa aman di ruang publik, bahkan di dalam kendaraan yang seharusnya menjadi angkutan terpercaya.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar