Di sisi lain, selain Rismon, daftar terlapor ternyata cukup panjang. Ada akun YouTube Ruang Konsensus, lalu Musik Ciamis dan Mosato TV. Tak ketinggalan, seorang YouTuber bernama Nusantara juga masuk dalam daftar. Alasannya, konten dari kanal-kanal tersebut dinilai memuat pernyataan yang menyesatkan, bahkan bisa dibilang hoax.
"Coba dengar saja sendiri. Ada narasumber di video mereka yang menyebut Pak JK 'pecundang', lalu mengaitkan gerakannya dengan hal-hal yang inkonstitusional. Ini jelas berita bohong," kata Abdul dengan nada kesal.
"Dan berita semacam itu harus diuji kebenarannya di forum yang tepat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Jerman Wajibkan Izin Militer bagi Pria yang Ingin Tinggal di Luar Negeri Lebih dari Tiga Bulan
Polisi Ungkap Motif Iseng dan Pengaruh Narkoba di Balik Pelecehan Seksual Sopir Taksi Online
Muzani Peringatkan Dampak Perang Timur Tengah Sudah Terasa di Asia Tenggara
Kejagung Amankan Empat Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Video Profil Desa