Gedung Putih mengonfirmasi pada Jumat (3/4) bahwa Presiden Donald Trump telah mendapat laporan soal insiden pesawat tempur AS yang jatuh di Iran. Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran untuk awak pesawat yang hilang pun langsung digelar.
“Presiden telah diberikan informasi,” ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Sabtu (4/4/2026).
Informasi itu sendiri datang dari tim keamanan nasional yang berkumpul di Sayap Barat. Mereka terus memberikan pembaruan terbaru kepada Trump, yang sejak pagi hari Jumat bekerja dari Ruang Oval.
Di sisi lain, narasi dari Teheran sungguh berbeda. Lewat juru bicara komando operasional militernya, Iran mengklaim telah menembak jatuh “jet tempur musuh Amerika” itu dengan sistem pertahanan udara canggih milik Angkatan Udara Garda Revolusi.
Artikel Terkait
Libur Panjang Paskah, Kawasan Monas Ramai Dikunjungi Keluarga
Pengacara Bantah Kliennya Ada di TKP Kasus Kekerasan Seksual di Tanah Abang
Lansia di Jepara Tewaskan Mantan Mertua Usai Bakar Korban dengan Pertalite
Satgas PRR: 230 Huntap Selesai, 90% Huntara Terpenuhi di Sumatera Pascabencana