Kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dan merenggut nyawa seorang anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh. Peristiwa yang terjadi pada Jumat pagi itu mengejutkan banyak pihak, termasuk kalangan DPR yang kehilangan sosok yang dinilai cerdas dan rendah hati.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian Haerul. Ia mengaku sangat terkejut ketika menerima kabar tersebut. “Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Dalam pernyataannya, Habiburokhman turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. “Kita doakan beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” imbuhnya.
Sementara itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menyebutkan bahwa rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Laporan kebakaran diterima dari warga pada pukul 07.53 WIB. “Korban satu orang warga meninggal dunia. Untuk data masih dalam penyelidikan,” kata petugas Command Center Gulkarmat Jakarta.
Proses pemadaman berlangsung cepat. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel dikerahkan ke lokasi sejak pukul 08.07 WIB. Api berhasil dipadamkan dan operasi dinyatakan selesai pada pukul 08.49 WIB. Hingga saat ini, penyebab dan kronologi kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Artikel Terkait
Arab Saudi dan Kuwait Cabut Pembatasan Akses Militer AS, Buka Jalan Pengawalan di Selat Hormuz
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Padat Karya 2026, Target Serap Tenaga Kerja Lokal
Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan SLB di OTC Houston untuk Percepat Produksi Migas Nasional
Majelis Hakim Tipikor Semarang Bebaskan Mantan Dirut Bank Jateng dan Bank BJB dalam Kasus Kredit Sritex