Kemnaker Buka Pendaftaran Program Padat Karya 2026, Target Serap Tenaga Kerja Lokal

- Jumat, 08 Mei 2026 | 11:15 WIB
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Padat Karya 2026, Target Serap Tenaga Kerja Lokal

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Padat Karya untuk tahun 2026, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membuka lapangan kerja sekaligus membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran melalui proyek-proyek padat karya yang melibatkan tenaga kerja lokal.

Pelaksanaan program ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Kemnaker Nomor B-3.4/3192/PK.03.00/IV/2026 yang diterbitkan pada 30 April 2026. Surat edaran tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Nuryanti, dan menjadi landasan hukum bagi seluruh rangkaian kegiatan.

Pendaftaran Program Padat Karya Tahun 2026 telah resmi dibuka sejak 30 April hingga 16 Mei 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Kemnaker, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs Bizhub Kemnaker dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Masyarakat maupun lembaga yang berminat diimbau untuk segera melengkapi persyaratan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Cakupan kegiatan dalam program ini meliputi pembangunan dan perbaikan sarana lingkungan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pengerjaan jalan rabat beton, jalan paving blok, pengerasan jalan, pembangunan tanggul penahan tanah, saluran air di sekitar permukiman warga, hingga irigasi tersier untuk area persawahan. Seluruh proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi komunitas setempat.

Bagi calon peserta, terdapat sejumlah langkah yang harus diikuti untuk mendaftar secara online. Pertama, pastikan telah memiliki akun Siap Kerja Kemnaker dan telah login ke dalam sistem Bizhub. Selanjutnya, buka menu dashboard di situs Bizhub Kemnaker dan pilih program “Daftar Padat Karya”. Setelah itu, isi data identitas yang diminta, meliputi nama pendaftar, nama lembaga, kategori lembaga, nomor HP aktif, alamat lokasi lembaga, kode pos, kategori kegiatan, dan judul proposal kegiatan.

Pendaftar juga diminta untuk melengkapi dokumen proposal kegiatan serta mengunggah seluruh persyaratan yang diperlukan. Langkah terakhir adalah mengisi identitas dan data anggota kelompok. Setelah seluruh tahapan selesai, peserta tinggal menunggu proses verifikasi dari pihak Kemnaker.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di lingkungan sekitar. Dengan pendaftaran yang mudah dan tanpa biaya, Kemnaker berupaya menjangkau sebanyak mungkin peserta yang memenuhi syarat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar