Dudung Terima Dubes Arab Saudi, Bahas Investasi Rp437 Triliun hingga Usulan Bebas Visa

- Jumat, 08 Mei 2026 | 12:10 WIB
Dudung Terima Dubes Arab Saudi, Bahas Investasi Rp437 Triliun hingga Usulan Bebas Visa

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Bin Abdullah H. Amodi, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari realisasi investasi, peningkatan layanan haji dan umrah, hingga usulan kebijakan bebas visa bagi warga negara Arab Saudi.

Duta Besar Faisal membuka pertemuan dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan Dudung sebagai Kepala KSP. Salah satu pokok pembahasan yang mengemuka adalah tindak lanjut komitmen investasi Arab Saudi di Indonesia. Dubes Arab Saudi menyoroti komitmen senilai 27 miliar dolar AS setara sekitar Rp437 triliun yang disepakati saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi pada Juli 2025. Komitmen tersebut menambah total investasi yang pernah dijanjikan sebelumnya, termasuk dari kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud pada Maret 2017 sebesar 15 miliar dolar AS. Dengan demikian, total akumulasi komitmen investasi Arab Saudi ke Indonesia kini telah melampaui 40 miliar dolar AS.

Pemerintah Arab Saudi, menurut Dubes Faisal, berharap agar komitmen tersebut segera ditindaklanjuti di lapangan, khususnya di sektor energi terbarukan dan lingkungan. Sementara itu, dalam hal penyelenggaraan ibadah haji, Dubes Arab Saudi menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan jamaah haji Indonesia menjadi prioritas yang terjamin. Ia mengungkapkan bahwa Arab Saudi telah menyelesaikan penerbitan 230.000 visa untuk jamaah haji Indonesia. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara penyumbang jamaah haji terbesar di dunia, atau sekitar sepuluh persen dari total keseluruhan jamaah haji global.

Dudung, yang pernah menjabat sebagai Amirul Hajj Indonesia pada 2025, menyampaikan bahwa permasalahan dalam pengelolaan jamaah haji kini semakin berkurang dan dapat ditangani dengan baik. Ia juga menegaskan perhatian serius Presiden Prabowo yang tengah memperjuangkan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Di sisi lain, Pemerintah Arab Saudi mengajukan permohonan kebijakan bebas visa masuk ke Indonesia bagi warga negaranya. Kebijakan serupa, menurut mereka, telah diterapkan oleh beberapa negara Muslim seperti Malaysia. Arab Saudi juga meminta dukungan Dudung agar pertemuan lanjutan Dewan Koordinasi Tinggi Arab Saudi dapat digelar di Indonesia guna memperkuat kerja sama bilateral.

Sebagai langkah tindak lanjut, KSP berencana segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk membahas realisasi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo serta permohonan bebas visa tersebut. Selain itu, KSP akan berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk mengawal pelaksanaan ibadah haji dan merancang pertemuan lanjutan dengan Kedutaan Besar Arab Saudi. Sebagai bentuk penghormatan dan simbol eratnya hubungan kedua negara, Pemerintah Arab Saudi juga menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo, serta Dudung dan istri, untuk menjadi Tamu Raja pada musim haji tahun 2027. Undangan tersebut disambut dengan ucapan terima kasih oleh Dudung.

Turut hadir dalam pertemuan itu perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi, yaitu Essam Bobsaid, Ahmad Jamaluddin, Ali Hasan Al-Bahar, dan Mohsein Saleh Badegel. Sementara itu, dari jajaran KSP, Dudung didampingi oleh Pelaksana Tugas Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Heru Kreshna Reza, serta Tenaga Ahli Utama Kedeputian I, Ahmad Fuad Fanani.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar