Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dari penggeledahan tersebut penyidik menyita empat unit kendaraan. Barang bukti itu terdiri dari tiga mobil jenis hardtop dan satu unit Toyota Alphard.
“Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dan menyita barang bukti berupa empat unit mobil,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu, 20 Mei 2026.
Tak hanya di kediaman pribadi Sugiri, penyidik KPK juga menggeledah dua kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah dokumen, surat, dan barang bukti elektronik.
“Dari penggeledahan pada dua kantor tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen, surat, serta barang bukti elektronik. Selanjutnya, barang bukti hasil penggeledahan tersebut dilakukan penyitaan untuk kepentingan proses penyidikan perkara,” lanjut Budi.
Sementara itu, KPK juga menggeledah rumah milik pihak swasta berinisial CTR yang berlokasi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita barang bukti elektronik dan dua unit telepon genggam.
“Selanjutnya, atas barang bukti hasil penggeledahan tersebut dibawa dan diamankan guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Budi.
Sebelumnya, KPK telah mengumumkan penerbitan surat perintah penyidikan baru pada akhir April 2026 sebagai pengembangan dari kasus dugaan korupsi yang sebelumnya menjerat Sugiri Sancoko. Budi menambahkan, dua sprindik yang diterbitkan berkaitan dengan tindak pidana gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
“Betul (belum ada tersangka),” imbuh Budi.
Artikel Terkait
BI Pangkas Batas Pembelian Valas Tunai Jadi 25 Ribu Dolar AS per Bulan, Berlaku Juni 2026
Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada Resmi Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026, Final Digelar di New Jersey
Gubernur Sumbar Dorong Penambang Ilegal di Sijunjung Urus Izin Usai Longsor Tewaskan Sembilan Orang
Persebaya Makin Serius Negosiasi Reza Arya, Persaingan Ketat dengan Ernando Ari di Bawah Mistar