Bursa transfer mulai memperlihatkan arah baru di tubuh Persebaya Surabaya. Jika sebelumnya perhatian publik lebih tertuju pada rumor kedatangan bek dan winger dari PSM Makassar, kini satu nama justru muncul sebagai pusat perhatian baru: Reza Arya Pratama. Dan jika rumor itu benar terjadi, maka satu hal hampir pasti: posisi penjaga gawang Persebaya musim depan tidak lagi memiliki zona nyaman.
Kiper PSM Makassar tersebut diisukan semakin dekat bergabung dengan Green Force setelah proses negosiasi disebut telah berjalan sejak beberapa bulan terakhir. Kabar itu pertama kali diungkap jurnalis yang kerap memantau perkembangan Persebaya, Oscar Baadila, melalui akun media sosial pribadinya. “Persebaya dan Reza Arya (GK PSM) masih dalam tahap negosiasi. Meskipun negosiasi bisa dibilang sejak beberapa bulan yang lalu. Menarik ditunggu jika Reza Arya bergabung maka persaingan di GK akan semakin ketat,” tulis Oscar Baadila. Kalimat itu langsung memantik reaksi besar di kalangan Bonek.
Sebab nama Reza Arya sebelumnya tidak terlalu santer dikaitkan dengan Persebaya dibanding pemain lain seperti Yuran Fernandes atau Victor Luiz. Namun justru karena bergerak lebih senyap, rumor ini terasa jauh lebih serius. Apalagi kontrak Reza bersama PSM Makassar dikabarkan akan berakhir pada 31 Mei 2026. Situasi tersebut membuat Persebaya memiliki peluang besar mengamankan salah satu kiper paling konsisten di kompetisi tanpa biaya transfer. Dan jika transfer itu benar-benar terjadi, maka dampaknya tidak hanya soal kedalaman skuad.
Ini soal perebutan posisi inti. Selama beberapa musim terakhir, Ernando Ari praktis menjadi simbol ketenangan di bawah mistar Persebaya. Refleks cepat, keberanian duel satu lawan satu, hingga statusnya sebagai kiper Timnas Indonesia membuat posisinya nyaris tak tergantikan. Namun sepak bola modern tidak mengenal jaminan permanen. Tim besar membutuhkan kompetisi internal agar kualitas permainan tetap terjaga sepanjang musim. Dan di titik itulah kehadiran Reza Arya menjadi menarik.
Secara karakter permainan, Reza bukan tipe kiper biasa. Ia dikenal tenang saat distribusi bola, cukup kuat dalam duel udara, dan memiliki kemampuan membaca arah permainan dengan baik. Dalam beberapa musim terakhir bersama PSM, Reza berkembang menjadi sosok penting dalam sistem build-up tim. Ia tidak hanya bertugas menghalau bola, tetapi juga menjadi bagian dari alur permainan. Karakter itu sangat cocok dengan filosofi sepak bola modern yang mulai dibangun Persebaya di bawah Bernardo Tavares.
Dan faktor Bernardo tampaknya memang menjadi benang merah dari banyak rumor transfer Persebaya belakangan ini. Nama-nama seperti Yuran Fernandes, Victor Luiz, hingga Rizky Eka juga terus dikaitkan dengan Green Force. Situasi tersebut membuat publik mulai melihat adanya aroma koneksi PSM yang perlahan terbentuk di Surabaya. Kedekatan emosional antara Bernardo dan para mantan anak asuhnya dianggap menjadi faktor penting. Tidak sedikit pemain PSM yang berkembang pesat di bawah tangan dingin pelatih asal Portugal tersebut. Karena itu, peluang reuni di Persebaya terasa cukup masuk akal, baik secara taktik maupun chemistry permainan.
Namun di antara semua rumor itu, transfer Reza Arya mungkin menjadi yang paling sensitif. Sebab ini menyangkut posisi yang sangat vital. Jika sebelumnya Ernando Ari praktis tidak memiliki pesaing selevel di bawah mistar, maka kehadiran Reza akan mengubah dinamika internal skuad secara drastis. Persaingan tersebut sebenarnya bisa menjadi keuntungan besar bagi Persebaya. Tim dengan target juara membutuhkan dua kiper berkualitas yang siap bermain kapan saja. Musim panjang, jadwal padat, potensi cedera, hingga rotasi kompetisi membuat kedalaman di posisi penjaga gawang menjadi sangat penting. Dan dalam konteks itu, menduetkan Ernando dan Reza bisa menjadi salah satu kombinasi terkuat di kompetisi musim depan.
Meski begitu, konsekuensinya juga tidak sederhana. Salah satu dari mereka harus menerima kenyataan duduk di bangku cadangan dalam beberapa pertandingan. Situasi seperti itu sering kali menjadi ujian mental terbesar bagi pemain top. Karena itu, keputusan Persebaya mendatangkan Reza jika benar terjadi akan menjadi sinyal kuat bahwa Green Force ingin membangun skuad dengan persaingan ketat di setiap lini. Bukan hanya mengandalkan nama besar.
Di sisi lain, rumor transfer dari kubu PSM memang belum berhenti. Aloisio Soares Neto juga disebut menjadi rebutan beberapa klub besar seperti Persija Jakarta dan Bali United. Sementara Victor Luiz terus dikaitkan dengan Persija dan Persebaya. Nama Yuran Fernandes bahkan masih menjadi sosok yang paling diimpikan Bonek karena hubungan kuatnya dengan Bernardo Tavares selama di PSM Makassar. Namun untuk saat ini, perhatian terbesar memang mengarah kepada Reza Arya. Karena jika transfer itu benar-benar terealisasi, maka Persebaya tidak hanya mendapatkan kiper berkualitas. Mereka juga sedang menciptakan salah satu persaingan paling panas di kompetisi musim depan persaingan yang bisa menentukan siapa sosok nomor satu sebenarnya di bawah mistar Green Force.
Artikel Terkait
Harley-Davidson Terpidana Judi Online Laku Rp901 Juta di Lelang Kejagung
BI Pangkas Batas Pembelian Valas Tunai Jadi 25 Ribu Dolar AS per Bulan, Berlaku Juni 2026
Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada Resmi Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026, Final Digelar di New Jersey
Gubernur Sumbar Dorong Penambang Ilegal di Sijunjung Urus Izin Usai Longsor Tewaskan Sembilan Orang