PT Haluan Rekadaya Konsultindo (Haluancorp) resmi meluncurkan platform perencanaan sumber daya perusahaan atau Enterprise Resource Planning (ERP) yang mengusung konsep Augmented Intelligence (Aug-I), sebuah sistem lokal yang dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional bisnis di Indonesia di tengah dominasi solusi serupa dari luar negeri.
Direktur Haluancorp, Awan Karnadjaya, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 19 Mei 2026, menjelaskan bahwa teknologi Augmented Intelligence yang diusung dalam platform bernama robustapp ini memberikan kemampuan analitik kecerdasan buatan (AI) kepada para eksekutif tanpa mengambil alih wewenang pengambilan keputusan dari tangan mereka.
"Melalui Augmented Intelligence, kami memberikan kecepatan analitik AI kepada eksekutif Indonesia tanpa memindahkan tanggung jawab keputusan keluar dari tangan mereka," ujar Awan.
Peluncuran platform ini juga dilatarbelakangi oleh meningkatnya risiko geopolitik global. Menurut Awan, ketegangan antarnegara yang berpotensi memicu embargo atau pembatasan akses terhadap teknologi asing menjadi ancaman serius bagi perusahaan yang seluruh operasionalnya bergantung pada infrastruktur luar negeri. Situasi ini, lanjutnya, memunculkan pertanyaan fundamental mengenai kelangsungan bisnis jangka panjang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, robustapp tidak hanya menawarkan skema berlangganan, tetapi juga opsi pembelian lisensi penuh atau perpetual license. Dengan skema ini, kendali atas data dan infrastruktur sepenuhnya berada di tangan perusahaan pengguna.
"Terkait hal ini, selain pilihan untuk berlangganan, robustapp juga menawarkan opsi bagi perusahaan untuk membeli lisensi penggunaan penuh (perpetual license), menempatkan kendali atas data dan infrastruktur di tangan perusahaan," jelasnya.
Dari sisi teknis, arsitektur robustapp yang terbuka memungkinkan integrasi dengan sistem yang sudah berjalan di perusahaan. Hal ini menjadi nilai tambah, terutama bagi korporasi yang telah menggunakan platform global di tingkat pusat namun membutuhkan solusi tambahan yang lebih memahami konteks bisnis Indonesia di level operasional.
Secara umum, kehadiran robustapp merupakan respons terhadap kebutuhan pasar akan sistem yang menggabungkan fitur-fitur standar global dengan penyesuaian terhadap regulasi pemerintah Indonesia, seperti aturan perpajakan dan ketenagakerjaan. Salah satu keunggulan utamanya adalah fitur Aug-I yang berfungsi sebagai co-pilot analitik bagi para eksekutif. Sistem ini mampu menganalisis data operasional lintas fungsi bisnis, mendeteksi pola dan anomali secara real-time, serta memberikan sinyal peringatan dini beserta dasar pertimbangannya sebelum masalah operasional berkembang menjadi kerugian finansial.
"Kemampuan ini diperkaya dengan dokumen internal maupun referensi eksternal yang tervalidasi, sejalan dengan pendekatan yang oleh komunitas riset global dikenal sebagai Human-centered AI. Otoritas keputusan tetap mutlak di tangan manusia," ungkap Awan.
Platform robustapp juga mengedepankan pendekatan quick time-to-value. Sebelum implementasi, sistem ini telah mencakup penyusunan rencana kerja, estimasi, alokasi sumber daya, pengadaan, pelaksanaan aktivitas proyek, hingga pelaporan keuangan dalam satu kesatuan sistem. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan perencanaan, pemantauan, dan pengendalian seluruh aktivitas proyek berjalan lebih baik, akurat, dan real-time.
Saat ini, robustapp menargetkan sejumlah sektor industri, antara lain manufaktur, distribusi dan perdagangan, konstruksi, jasa profesional berbasis proyek, serta organisasi dengan struktur multi-entitas. "Saat ini, robustapp fokus menyasar perusahaan di industri manufaktur, distribusi dan perdagangan, konstruksi, jasa profesional berbasis proyek, serta organisasi dengan struktur multi-entitas," pungkas Awan.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Desak Pemerintah Segera Pastikan Keselamatan WNI yang Ditangkap Israel di Misi Kemanusiaan ke Gaza
Harga Mitsubishi Xpander Bekas Matik per 2026: Mulai Rp150 Jutaan hingga Rp285 Jutaan
Menteri Imigrasi Resmikan 34 Rumah ASN di Cikarang, Gunakan Limbah PLTU untuk Hunian Terjangkau
Pemprov Jabar Siapkan Konvoi Kemenangan Persib, Rute Berubah Akhir di Gedung Merdeka