Garda Revolusi Islam Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi meluas ke luar kawasan apabila Amerika Serikat dan Israel melanjutkan agresi militer terhadap Republik Islam tersebut. Peringatan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua kubu yang saling melontarkan ancaman dan proposal penyelesaian perang.
Dalam pernyataan resmi yang dimuat di situs Sepah News, Garda Revolusi menegaskan bahwa serangan balasan yang akan dilancarkan tidak lagi terbatas pada wilayah regional. “Jika agresi terhadap Iran diulangi, perang regional yang dijanjikan kali ini akan meluas jauh keluar kawasan, dan serangan dahsyat kami akan menghancurkan Anda,” demikian bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip oleh kantor berita AFP pada Rabu (20/5/2026).
Peringatan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Washington dapat kembali menyerang Iran apabila tidak ada kesepakatan mengenai penyelesaian perang dalam beberapa hari ke depan. Kedua pihak kini berada dalam situasi saling meningkatkan ancaman, sembari tetap bertukar proposal untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari.
Meskipun gencatan senjata telah diberlakukan sejak 8 April, ketegangan di lapangan belum sepenuhnya mereda. Garda Revolusi menekankan bahwa kemampuan militer Iran belum dikerahkan secara maksimal, meskipun serangan yang dilancarkan lawan menggunakan kekuatan penuh dari dua angkatan bersenjata termahal di dunia.
“Musuh Amerika-Zionis harus tahu bahwa meskipun serangan dilakukan terhadap kita menggunakan kemampuan penuh dari dua tentara termahal di dunia, kita belum mengerahkan kekuatan penuh revolusi Islam,” tegas pernyataan Garda Revolusi.
Perang yang telah berlangsung hampir 40 hari itu menimbulkan dampak signifikan, termasuk tewasnya sejumlah pemimpin Iran terkemuka. Salah satu korban paling menonjol adalah pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa ini memicu serangan balasan rudal dan drone oleh Teheran ke berbagai sasaran di seluruh kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Video Viral Tiga Pria Diduga Lecehkan Perempuan di Bogor Barat, Korban Justru Lapor Ponsel Diambil
Pasokan Hewan Kurban di Jawa Barat Dipastikan Aman, Stok Domba dan Sapi Melonjak Signifikan
29 Mei 2026 Bukan Cuti Bersama Idul Adha, Masyarakat Bisa Ajukan Cuti Tahunan demi Libur Enam Hari
IAEA Peringatkan Serangan Langsung ke PLTN Barakah di UEA Bisa Picu Bencana Radioaktif