Prabowo Berterima Kasih ke PDIP karena Pilih di Luar Pemerintahan, Dasco: Itu dari Hati Paling Dalam

- Rabu, 20 Mei 2026 | 15:35 WIB
Prabowo Berterima Kasih ke PDIP karena Pilih di Luar Pemerintahan, Dasco: Itu dari Hati Paling Dalam

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan alasan di balik ucapan terima kasih Presiden Prabowo Subianto kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang saat ini berada di luar pemerintahan. Menurut Dasco, pernyataan tersebut merupakan ungkapan yang lahir dari lubuk hati terdalam sang presiden.

“Ya, yang disampaikan oleh Pak Presiden tentunya kita tahu tadi, dan kalau kita lihat itu memang keluar dari lubuk hati yang paling dalam,” kata Dasco kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Lebih lanjut, Dasco menjelaskan bahwa Prabowo memberikan penghargaan tinggi terhadap sikap PDIP yang tetap menjalankan fungsi demokrasi. Presiden, kata dia, justru menginginkan adanya kekuatan penyeimbang yang sehat di dalam parlemen.

“Ucapan dan penghargaan kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawati dan kepada PDIP itu adalah ungkapan yang tulus dan penghargaan terhadap apa yang kemudian disampaikan oleh Pak Presiden untuk menghidupkan demokrasi dan kemudian kritik yang membangun yang selama ini juga dilakukan oleh teman-teman PDIP di parlemen yang sudah berjalan selama pemerintahan Pak Prabowo,” ucap Ketua Harian Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada PDIP karena partai berlambang banteng moncong putih itu memilih berada di luar koalisi pemerintah. Ia menilai posisi tersebut justru penting sebagai penyeimbang jalannya pemerintahan. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menutup pidato pandangan pemerintah mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal tahun 2027 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5). Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi waktu yang diberikan parlemen untuk menyimak paparannya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar