“Kami tidak hanya bertindak tegas. Pendekatan preventif dan humanis tetap jadi prioritas. Kami juga mengajak semua elemen masyarakat untuk menjauhi jaringan kekerasan mana pun. Kerja sama semua pihak kunci utama terciptanya keamanan yang kondusif,” lanjutnya.
Pendapat serupa disampaikan Wakil Kepala Operasi, Kombes Adarma Sinaga. Menurutnya, pendekatan humanis tetap diutamakan meski tindakan tegas diperlukan. Penanganan medis terhadap pelaku, kata dia, juga menjadi perhatian utama.
Untuk saat ini, Pulan Wonda masih menjalani perawatan di rumah sakit sebelum proses hukum berikutnya dijalani. Satgas berharap stabilitas keamanan bisa terus terjaga dan mengajak masyarakat membangun Papua yang lebih damai.
Dari tangan tersangka, beberapa barang bukti berhasil diamankan:
- 1 unit motor Jupiter MX 135 cc hitam
- 3 ponsel (merk OPPO A15, VIVO Y22, dan OPPO A60)
- 2 buah charger
- STNK beserta kunci motor
- Tas hitam, topi loreng, dompet, dan noken
- 3 lembar uang palsu
- Barang-barang pribadi lain
Rekam jejak kekerasan yang diduga melibatkan Pulan Wonda alias Kamenak cukup panjang. Beberapa di antaranya:
- 2010, Kampung Wandenggobak, Distrik Mulia: Menyerang warga sipil. Korban luka dan meninggal dunia.
- 2010, Kampung Lumbuk Tingginambut: Menyerang anggota Polri hingga tiga orang terluka.
- 2010, Kampung Sanoba: Menyerang aparat Polda Papua, menyebabkan satu meninggal dan dua luka.
- 5 Januari 2012, Kampung Wuyukwi: Terlibat kontak senjata dengan aparat.
- 28 Januari 2012, Kampung Wandenggobak: Seorang briptu menjadi korban meninggal.
- 27 November 2012, Mapolsek Pirime: Pembakaran kantor polsek dan perampasan senjata. Tiga anggota polisi tewas.
- 28 November 2012, Desa Nambume, Distrik Pirime: Menyerang rombongan Kapolda Papua saat itu, Tito Karnavian.
- 3 Desember 2012, Tiom, Lanny Jaya: Seorang warga sipil menjadi korban meninggal.
- 2014, Distrik Pirime: Menyerang aparat TNI/Polri, menyebabkan dua orang terluka.
Artikel Terkait
Mark Lee Tinggalkan NCT Usai Kontrak dengan SM Entertainment Berakhir
Pakar IPB Peringatkan Ancaman Godzilla El Nino Mirip Tragedi Karhutla 1998
Wakil Ketua MPR Serukan Dukungan Kampus untuk Transisi Energi Prabowo
FPTI Ungkap Kendala Pemeriksaan Internal Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing