MALANG Stadion Kanjuruhan malam itu menyaksikan drama tujuh gol yang nyaris tak terbendung. Arema FC, sang tuan rumah, akhirnya tumbang dengan skor tipis 3-4 dari Bali United dalam lanjutan Liga Super 2025-2026, Jumat (6/3/2026). Yang bikin pertandingan ini makin greget, dua dari tujuh gol itu justru berasal dari bunuh diri.
Kemenangan dramatis Serdadu Tridatu itu tentu saja membuat puluhan ribu suporter Singo Edan pulang dengan kecewa. Tapi bagi penggemar Bali United, ini adalah tiga poin yang didapat dengan perjuangan keras.
Sejak bola digulirkan, Bali United langsung menunjukkan niat. Mereka mendikte permainan dengan tempo cepat, terutama lewat serangan sayap yang terus mengganggu. Peluang pertama sudah datang di menit ke-10, lewat sepakan Irfan Jaya yang sayangnya masih melenceng.
Tekanan itu akhirnya berbuah di menit ke-21. Teppei Yachida, dengan cerdik, menemukan celah di pertahanan Arema dan melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau. 1-0 untuk keunggulan tamu.
Enam menit berselang, gawang Arema bobol lagi. Kali ini Diego Campos yang berhasil menuntaskan serangan, menggandakan keunggulan Bali United menjadi 2-0. Arema tampak limbung.
Marcos Santos pasti memberikan wejangan keras di ruang ganti. Pasalnya, babak kedua Arema muncul dengan wajah berbeda. Mereka menekan, lebih agresif, dan usaha itu terbayar di menit ke-62. Dalberto sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Stadion bergemuruh.
Namun begitu, semangat itu langsung dipatahkan Bali United. Hanya tiga menit berselang, tepatnya menit ke-65, Teppei Yachida kembali menjebol gawang Arema. Umpan matang Irfan Jaya ia selesaikan dengan sempurna, mengubah skor menjadi 3-1.
Laga ini benar-benar tak bisa ditebak. Di menit ke-77, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terjadi di kotak penalti Bali United. Dalberto maju sebagai eksekutor, dan dengan tenang ia menjalankan tugasnya. 3-2! Harapan Arema menyala kembali.
Drama puncak justru terjadi di masa injury time. Di menit 90 3, nasib tampak memihak Bali United setelah Betinho tanpa sengaja menjebol gawang sendiri. Skor 4-2 seolah mengunci kemenangan.
Tapi tunggu dulu. Hanya satu menit berselang, giliran Bali United yang kebobolan oleh pemainnya sendiri. Kadek Arel melakukan hal serupa, membuat skor menjadi 4-3 di menit 90 4. Suasana mencekam.
Sayangnya bagi Arema, waktu sudah habis. Peluit panjang akhirnya berbunyi, mengukuhkan kemenangan tipis 4-3 untuk Bali United. Tiga poin penting berhasil dibawa pulang Serdadu Tridatu dari kandang Singo Edan.
Berikut susunan pemain yang turun dalam laga sengit itu:
Arema FC (4-2-3-1): Gianluca Pandeynuwu; Ilham Rio Fahmi, Hansamu Yama Pranata, Julian Guevara, Iksan Lestaluhu; Betinho, Pablo Oliveira; Dalberto, Gabi, Gustavo Franca; Joel Vinicius.
Pelatih: Marcos Santos.
Bali United (4-3-3): Mike Hauptmeijer; Thijmen Goppel, Joao Ferrari, Kadek Arel, Ricky Fajrin; Kadek Agung, Tim Receveur; Irfan Jaya, Teppei Yachida, Diego Campos; Boris Kopitovic.
Pelatih: Johnny Jansen.
Artikel Terkait
Pemerintah Realokasi 58% Dana Desa untuk Koperasi, Proyek Infrastruktur di Sejumlah Desa Tertunda
Boiyen Resmi Gugat Cerai Suami, Akui Hanya Tiga Minggu Jalani Rumah Tangga
Mahfud MD Ungkap Lawakan Rakyat Jelang Lengser Soeharto: Petani Minta Jangan Dikenal Sebagai Penolong Presiden
Pallu Kaloa, Hidangan Khas Sulawesi Selatan dengan Kuah Kluwek Hitam yang Kaya Rempah