Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Diduga Pelaku Penyerangan ke Rombongan Tito Karnavian

- Jumat, 03 April 2026 | 15:25 WIB
Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Diduga Pelaku Penyerangan ke Rombongan Tito Karnavian

Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap seorang anggota kelompok bersenjata di Puncak Jaya. Pulan Wonda, yang juga dikenal dengan nama Kamenak, diamankan di Kampung Peruleme, Distrik Mulia. Namanya bukanlah nama asing bagi aparat. Ia diduga terlibat dalam peristiwa penembakan yang menggemparkan pada 2012 silam, saat rombongan Kapolda Papua kala itu, Tito Karnavian, menjadi sasaran di Distrik Pirime, Lanny Jaya.

Menurut Kasatgas Humas, Kombes Yusuf Sutejo, Pulan adalah anggota aktif KKB Kodap XII Lanny Jaya. “Ini kelompok yang mobilitasnya tinggi dan kerap melakukan penyerangan, baik terhadap aparat maupun warga biasa di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya,” jelasnya. Karena itu, pria ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang sebelum akhirnya ditangkap pada Kamis lalu, 2 April 2026.

“Penangkapan terjadi sekitar pukul setengah satu siang waktu setempat. Tim kami sedang melakukan pemantauan di Kota Mulia ketika mendeteksi pelaku berada di sebuah bengkel motor,” ujar Yusuf.

Ia melanjutkan kronologinya, “Kami lakukan penyekatan. Saat melintas dengan motornya, pelaku justru menabrak kendaraan petugas dan berusaha kabur. Sudah kami berikan tembakan peringatan dua kali, tapi diabaikan. Akhirnya, terpaksa dilakukan tindakan tegas yang terukur, yang melumpuhkannya di bagian kaki kanan.”

Dia kini terancam hukuman berat, bahkan bisa sampai hukuman mati. Pasal-pasal yang menjeratnya cukup banyak, mulai dari pasal pembunuhan, pencurian dengan kekerasan yang berakibat kematian, hingga tindak pidana pembakaran berdasarkan KUHP baru.

Polisi masih mendalami apakah ada keterlibatan pihak lain atau jaringan di balik aksi-aksi yang dilakukan Pulan. Warga setempat di Mulia sendiri sebenarnya sudah mengetahui keberadaan pria ini. Mereka tahu ia bagian dari kelompok bersenjata.

Di sisi lain, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen Polri.

“Ini bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari ancaman kekerasan bersenjata. Setiap langkah kami usahakan profesional, terukur, dan tentu saja sesuai hukum,” tegas Faizal.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar