Operasi di Bali ini bukanlah yang pertama. Belakangan, Bareskrim memang gencar membersihkan tempat-tempat hiburan malam dari jerat narkoba. Sebelumnya, sorotan sudah jatuh ke kelab 'White Rabbit' di Jakarta.
Di kasus White Rabbit, penangkapan bahkan menjaring peran penting seperti 'apoteker' dan para pengendali bisnis gelap itu. Tiga tersangka telah diamankan: Denny Wiraatmaja alias Koko (43) dan Ika Novita Sari alias Mami Mika (46) yang diduga sebagai pengendali, serta Andry Yulianto (36) yang berperan sebagai apoteker.
Penangkapan ketiganya dilakukan dalam rentang Minggu, 29 hingga 30 Maret, di tiga lokasi berbeda. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.
Brigjen Eko Hadi pun mengonfirmasi keberhasilan ini. "Benar, kami telah menangkap tiga orang terkait jaringan peredaran narkotika di THM White Rabbit. Mereka merupakan pengendali dan 'apoteker'," katanya dalam keterangan terpisah pada Kamis (2/4).
Gebrakan bertubi-tubi ini jelas memberi sinyal. Tempat hiburan malam, yang sering dianggap rawan, kini sedang dalam pengawasan ketat.
Artikel Terkait
Hujan dan Angin Kencang di Bandung Tewaskan Satu Orang, 33 Pohon Tumbang
Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar
Sistem Kesehatan Lebanon Selatan Kolaps di Tengah Serangan Israel
Sari Roti Ekspansi ke Industri Pakan Ternak, Manfaatkan Roti Sisa Produksi