Asap tebal membubung tinggi di langit dekat Teheran, Jumat (3/4/2026) lalu. Sumbernya adalah Jembatan B1 di Karaj, yang baru saja menjadi sasaran serangan. Presiden AS Donald Trump dengan cepat mengklaim tanggung jawab atas serangan itu, sekaligus mengunggah cuplikan video dampaknya di media sosial.
“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah bisa digunakan lagi banyak lagi yang akan menyusul!” tulis Trump dalam unggahannya. Ia tampaknya tak ragu menunjukkan kekuatan.
“Sudah waktunya bagi Iran untuk membuat kesepakatan sebelum terlambat,” lanjutnya, dengan nada peringatan yang keras.
Ancaman itu bukan kali pertama. Sebelum serangan terjadi, Trump sudah mengeluarkan pernyataan keras: ia mengancam akan “mengembalikan Iran ke Zaman Batu”. Serangan ke jembatan yang terletak sekitar 35 kilometer barat daya ibu kota Iran itu seolah jadi bukti keseriusan ancamannya. Perang antara kedua negara ini sendiri telah berlangsung alot selama lima minggu.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, 3-9 April 2026
Karyawan PT Dua Kuda Indonesia Demo, Tolak Kepailitan Perusahaan Sehat
Kemenparekraf Sediakan Kanal Pengaduan, Respons Maksimal Tujuh Hari Kerja
KPK Periksa Sejumlah Biro Haji Pekan Depan Terkait Kasus Korupsi Kuota